Kalteng Today – Sampit, – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Sanidin S.Agm meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk memaksimalkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk), karena masih banyak warga yang belum mengurus administrasi kependudukan terutama di daerah pelosok.
“Kami mendapat Informasi hingga saat ini masih banyak warga kita yang belum mengurus administrasi kependudukan, seperti KTP, kartu keluarga dan lainnya, khususnya mereka yang tinggal di pelosok, termasuk di lingkungan perusahaan perkebunan kelapa sawit,” ujarnya Sanidin Rabu (26/8/2020).
Menurutnya masalah administrasi kependudukan dinilai sangat penting bagi masyarakat untuk berbagai keperluan, karena menjadi syarat wajib untuk berbagai urusan seperti dalam mengurus jaminan sosial maupun yang lainnya , maka dari itu pihaknya meminta Disdukcapil harus kembali melakukan jemput bola.
“Dengan Disdukcapil melakukan jemput bola dapat memberi pelayanan sampai ke kecamatan-kecamatan, bahkan desa-desa di kawasan pelosok, dan kami mengharapkan kesadaran dan minat masyarakat untuk mengurus administrasi kependudukan semakin meningkat,” harap Sanidin.
Politisi Partai Gerindra ini juga mengatakan, saat ini banyak tenaga kerja yang berada di perusahaan perkebunan, bermasalah dengan identitas kependudukannya, sehingga mereka juga kesulitan untuk mendapatkan hak-hak mereka sebagai tenaga kerja. Untuk itu DPRD mendorong agar persoalan itu segera diselesaikan oleh pemerintah daerah.
“Saat ini banyak tenaga kerja di perusahaan banyak tidak memiliki KTP sehingga mereka kesulitan terhadap hak-haknya, seperti pembuatan BPJS Ketenagakerjaan ataupun kesehatan,” ucap Sanidin.
Baca Juga : 2021 Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Kembali Naik
Dirinya juga mengatakan banyak masyarakat beranggapan bahwa mengurus administrasi kependudukan adalah hal yang sulit. Hal itu membuat tidak sedikit warga yang memilih jalan pintas dengan mengurus administrasi kependudukan melalui calo.”Maka dari itu Disdukcapil harus menghilangkan anggapan itu dengan melakukan jemput bola, sehingga masyarakat bisa dengan mudah mengurus administrasi kependudukan dan tidak lagi harus melalui calo,”tuturnya. [Red]














Discussion about this post