Kalteng Today – Buntok, – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) H Zainal Khairudin merasa prihatin atas penyakit yang di derita oleh bayi Sahira Nadifa, buah hati dari pasangan Alfianor dan Eka, salah satu warga dari kecamatan Jenamas Kabupaten Barsel.
Bayi yang baru berumur 6 Bulan ini mengidap penyakit Hidrosefalus, Hidrosefalus ini adalah salah satu penyakit yang langka yang disebabkan karena adanya penumpukan cairan di rongga otak, sehingga meningkatkan tekanan pada otak. Pada bayi dan anak-anak, hidrosefalus ini membuat ukuran kepala membesar. Sedangkan pada orang dewasa, kondisi ini bisa menimbulkan sakit kepala hebat.
“Semoga penyakit yang dideritanya cepat sembuh, dan kedua orang tuanya diberikan kesabaran untuk menghadapi cobaan ini, dan semoga semua pihak bisa membantu untuk meringankan beban orang tua dari Safira Nadifa ini, terlebih lagi saya harapkan dari pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Barsel dalam hal ini Rumah Sakit Jaraga Sasameh (RSJS) Buntok bisa membantu dan menangani pasien tersebut karena kedua orang tuanya tergolong masyarakat yang kurang mampu,” ucap H Zainal kepada kaltengtoday, selasa (25/8/2020)
Dan menurut keterangan dari pihak keluarga pasien, keluarga kecil ini belum memiliki Kartu BPJS non mandiri (masyarakat kurang mampu).
“Saya selaku pimpinan komisi III DPRD Barsel, langsung menghubungi Lurah Rantau Kujang dan Camat Jenamas agar bisa membantu keluarga kecil ini untuk mendapatkan Kartu BPJS, begitu juga kepada pihak Dinas Sosial (Dinsos) setempat yang saya harapkan untuk mempercepat proses kartu BPJSnya,” kata H Zainal.
Baca Juga:Â Legislator Ini Sarankan Pejabat Daerah Pulpis Menetap Di Tempatnya Bertugas
Legislator dari Partai PPP ini juga menghimbau Kepada warga masyarakat khususnya warga yang kurang mampu, agar secepatnya mengurus Kartu BPJS, jangan menunggu sakit, baru mengurus, sedia payung sebelum hujan, sehingga tidak repot lagi dikala sakit.
“Begitu juga saya harapkan kepada Lurah atau Kades, agar sesegera mungkin mendata warganya yang kurang mampu, dan memasukan datanya ke Dinsos setempat supaya secepatnya diproses di Kantor BPJS setempat agar bila ada warga kurang mampu yang sakit bisa segera ditangani tanpa mengeluarkan biaya,” pungkasnya. [Red]














Discussion about this post