Kalteng Today – Palangka Raya, – Hasil dari kunjungan kerja (kunker) Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), meminta eksekutif memperhatikan kondisi jalan dan jembatan yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan.
Anggota DPRD Kalteng Maruadi mengatakan cukup banyak infrastruktur yang dianggap mengalami kerusakan, walau belum parah namun jika dibiarkan makan akan menambah kerusakan dan bisa berakibat buruk kedepannya.
“Ketika kami kesana, melihat langsung kondisi jembatan yang ada di Seruyan, itu sebenarnya bukannya hancur atau rusak bangunannya, akan tetapi tanah di sekitar jembatan itu yang mengalami abrasi/pengikisan tanah akibat terkikis aliran air,” katanya kepada awak media, Kamis (13/8).
Menurutnya, jembatan itu sendiri masih bagus kondisinya, namun siring-siring di sekitarnya yang sudah banyak hancur dan kalau ini dibiarkan maka bisa berakibat robohnya jembatan itu,” ujar H Maruadi,
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng ini juga mengingat jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses untuk menuju Seruyan, maka pihaknya bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui instansi terkait akan membahas tentang penanganan masalah tersebut.
“Mereka (Pemkab) memang mengharapkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng untuk dapat segera memperbaiki jembatan tersebut dan juga supaya anggaran perbaikan jalan bisa segera disetujui oleh kami di dewan,” tuturnya.
Lebih lanjut, politisi Fraksi Golkar ini menjelaskan bahwa kondisi jalan di lingkar luar Sampit (Kotim) yang menuju langsung ke Seruyan, sebagian rusak cukup parah, walaupun masih bisa dilalui, hanya saja jika penanganannya terlambat maka akan berimbas pada sektor-sektor lainnya.
Baca Juga: Kejari Pulang Pisau Menggelar Forum Koordinasi Bersama BPJS Kesehatan
“Pemkab Kotim mengharapkan adanya perbaikan jalan tersebut kepada Pemprov Kalteng. Dimana anggarannya itu sudah kita plot kan untuk perbaikan jalan tersebut, namun karena ada Covid19 ini maka anggaran itu dialihkan untuk penanganan pandemi. Untuk itu, kami akan segera mengajukan kembali anggaran perbaikan jalan tersebut kepada pemprov,” tukasnya. [Red]














Discussion about this post