Kalteng Today – Palangka Raya, – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Dr. Andrie Elia, S.E., M.Si menyampaikan ucapan selamat Hari lahir untuk Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang berulang tahun dan genap berusia 47 tahun.
Dalam kesempatan itu, Rektor UPR secara langsung hadir ke Sekretariat KNPI Provinsi Kalteng dan disambut oleh Ketua KNPI Kalteng Rahmad Handoko beserta jajaran nya.
Kehadiran rektor dalam rangka menghadiri undangan KNPI Kalteng sebagai Narasumber Podcast Pemuda dengan tema “Tantangan UPR Menghadapi Modernisasi” yang dipandu oleh Host Teguh Penumuan Nababan, pengurus KNPI Kalteng.
“Generasi muda atau milenial harus tau, bagaimana hidup ini sedang berubah, dan kita jangan tertinggal maupun terpaku pada masa lalu, tantangan masa depan ini lebih berat, dan kita harus tetap punya integritas dalam menimba ilmu pengetahuan,” kata Andrie Elia, Kamis (23/7).
Kehadiran Rektor UPR juga sebagai bentuk perhatian dan kepedulian nya kepada pemuda Kalteng, Andrie Elia Embang mengatakan bahwa pemuda adalah aset bangsa yang akan menjadi pemimpin masa depan. Perguruan Tinggi di kalteng terutama UPR memiliki tugas dan tanggung jawab besar dalam membentuk serta mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, terutama dalam menghadapi tantangan zaman di era modernisasi.
“Dengan peluang – peluang yang kini sangat mudah. Sebab kini orang encari uang dan tidak perlu mengambil cangkul, tapi harus memanfaatkan ini dengan teknologi, ilmu pengetahuan. Jadi, dengan keadaan baru ini tidak membuat kita menjadi kerdil,” ungkapnya.
Baca Juga:Â DPRD Murung Raya Dukung Kemandirian Pangan
Rektor UPR juga menyampaikan pesan kepada seluruh Pemuda Indonesia khususnya Kalteng untuk menanamkan sebuah paradigma baru bahwa pemuda harus berpikir lokal dan bertindak Global yang artinya menghidupkan filosofi-filosofi dan nilai-nilai lokal sebagai karakter dan prinsip hidup namun tetap pengejawantahan pikiran nya dalam tindakan yang berskala global.
“Filosofi saya adalah berpikir lokal, bertindak global. Bukan kita berpikir global tapi bertindak lokal,” tegasnya. [Red]














Discussion about this post