Kalteng Today – Palangka Raya, – Anggota DPRD Provinsi Kalteng, Hj. Siti Nafsiah membeberkan bahwa sampai saat ini Palang Merah Indonesia (PMI) Kalteng masih sangat kekurangan stok darah, mengingat jumlah kebutuhan ataupun permintaan akan darah terus saja melebihi stok yang tersedia.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng Bidang Kesejahteraan Rakyat, meliputi Pendidikan dan Kesehatan yang juga Sekretaris PMI Kalteng ini juga menyampaikan, saat ini PMI masih kekurangan stok darah sejak beberapa hari yang lalu.
“Kendati telah diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palangka Raya, hal tersebut tidak berpengaruh bagi petugas PMI, mengingat kebutuhan akan darah harus tetap terpenuhi,” katanya kepada awak media, Kamis (14/5)
Hal yang menjadi masalah saat ini menurutnya adalah adanya jam pembatasan beraktifitas diluar rumah, bagi masyarakat, terutama dengan diberlakukannya jam malam.
“Terkait PSBB Kota Palangka Raya, sebenarnya tidak ada masalah, karena petugas kami di Unit Donor Darah selalu standby 24 jam secara bergantian, hanya saja permasalahan yang dihadapi sekarang adalah masyarakat yang datang untuk mendonor mau tidak mau, harus dibatasi jam mendonorkan karena diberlakukan pembatasan waktu beraktifitas di luar serta diberlakukannya jam malam,” ungkapnya.
Dirinya berharap, masyarakat untuk tidak ragu menyumbangkan darahnya, mengingat bahwa sampai saat ini kebutuhan maupun permintaan akan darah masih cukup sangat tinggi,terkhususnya dari seluruh Rumah Sakit di Kalteng.
“PMI Kalteng sangat berharap agar masyarakat tetap mendonorkan darah, walaupun di masa Pandemi seperti saat ini. Karena kebutuhan maupun permintaan akan darah masih sangat tinggi,namun dalam proses pendonoran tersebut tetap mengedepankan protokol yang berlaku selama PSBB,” pungkasnya. [Red]














Discussion about this post