Kalteng Today – Palangka Raya, – Pansus Bansos Covid – 19 yang dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daera (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng dapat menyampaikan secara terbuka bentuk-bentuk Bantuan Sosial (Bansos) yang bersumber dari APBD provinsi, yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak pandemi Virus Korona.
“Pasalnya, hal ini menjadi pertanyaan dari masyarakat, karena sangat sulit sekali membedakan, antara mana bansos yang berasal dari pemprov dan mana yang berasal dari pemerintah pusat, melalui Kementrian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI),” Kata Ketua Pansus, Freddy Ering, Senin (18/5) pagi.
Freddy mengungkapkan, pihaknya menyoroti pihak Dinsos Kalteng, yakni berkenaan dengan penyaluran bansos kepada masyarakat. Sehingga tidak ada kekeliruan saat eksekusi di lapangan, mengingat bahwa bansos – bansos tersebut harus tepat sasaran.
“Jadi catatan kami, untuk pemprov, yakni harusnya dapat menegaskan mana saja yang merupakan bansos yang berasal dari pemerintah pusat melalui Kemensos RI, bansos yang berasal dari pemprov dan bansos dari pribadi,” tutur.
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bidang Hukum, Pemerintahan dan Keuangan ini juga mengatakan, saat ini masih belum jelas untuk Bansos yang dibagikan tersebut, antara ketiga bansos tersebut, sebab ini juga sekaligus menjadi pertanyaan masyarakat. Hendaknya, pemprov saat ini, untuk lebih fokus dan konsentrasi dulu menyelesaikan penyaluran bantuan dari Kemensos RI, kepada masyarakat terdampak pandemi.
Sebagaimana disampaikan oleh Dinsos Kalteng, berkenaan beberapa bansos yang sudah dan sedang disalurkan oleh pemerintah pusat melalui Kemensos RI, diantaranya seperti bantuan sosial tunai (BST) dampak pandemi COVID-19, bantuan program keluarga harapan (PKH) dan beberapa bansos lainnya.
“Kita juga mempertanyakan, khususnya bansos dari pemprov, bentuk bantuannya seperti apa saja,” Tanya Politisi PDIP Kalteng ini.
Ditambahkan Freddy, sementara berkenaan dengan bansos dari pemprov, kabarnya saat ini sedang diverifikasi dan divalidasi.
“Namun, sementara menunggu itu selesai, kami juga mendorong agar Pemprov Kalteng, dapat mengumumkan bentuk bantuan yang akan disalurkan agar semuanya bisa semakin jelas,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post