Kalteng Today – Palangka Raya, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), yang dari daerah pemilihan (dapil) Kalteng II, meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan, H Sudarsono mengingatkan agar protokol kesehatan Coronavirus Disease 2019 atau (COVID-19) di Kalteng dalam pembagian Bantuan Sosial (Bansos), harus terus diperhatikan.
“Harapannya dalam percepatan penanganan COVID-19, khususnya di wilayah dapil II, supaya tetap disiplin agar penyebaran virus bisa dikendalikan,” tegasnya, saat diwawancarai para awak media, Senin (20/7).
Dirinya mengungkapkan, belum lama ini pihaknya ada melakukan kunjungan kerja ke daerah Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Dan masih menemukan beberapa fenomena yang cukup memprihatinkan, yakni masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya protokol kesehatan.
“Karena berdasarkan hasil pantauan kami di Bank Kalteng Jl Ahmad Yani ketika reses kemarin, banyak warga yang mengantri untuk mencairkan dana bantuan yang bersumber dari dana APBD Provinsi sehingga terjadi kepadatan lalu lintas dan membludaknya warga,” ungkapnya.
Menurut politisi dari fraksi Golkar ini, seharusnya pihak Bank selaku penyalur bantuan dari pemerintah tersebut, tetap memperhatikan dan mengutamakan yang namanya protokol kesehatan seperti Social Distancing, sesuai anjuran pemerintah,
Hal ini harus tetap ditegakkan dan ditegaskan untuk setiap masyarakat, demi meminimalisir penyebaran virus yang sedang mewabah sampai saat ini.
Baca Juga: Disbudpar Gunung Mas Belum Buka Objek Wisata
Dirinya juga mengimbau, agar pendataan masyarakat penerima bansos terdampak Covid-19, harus benar-benar valid dan akurat. Sehingga, tidak meninggalkan persoalan baru dan membuat kerja pemerintah harus diperbaiki berulang kali, serta hal ini menurutnya sangat tidaklah efektif.
Sebab, keakuratan pada data penerima bansos yang digunakan sebagai dasar penyaluran saat ini, banyak dikeluhkan masyarakat karena tumpang tindihnya data yang ada.
“Untuk itu, kita berharap pada pemerintah, supaya segera membenahi dan memperbaiki serta memutakhirkan data penerima bansos agar benar-benar tepat sasaran,” tukasnya. [Red]














Discussion about this post