Kalteng Today – Pulang Pisau, – H. Edi Pratowo, Bupati Pulang Pisau hadiri Video Conferense dengan Aplikasi Zoom Cloud Meeting, yang bertemakan Telabang Talk Bersama Atasi Karhutla, Rabu (15/07/2020) di Aula Mess Pemda.
Pada Vidcon tersebut juga dihadiri oleh, Gubernur Kalteng, Kapolda Kalteng, Danrem 102/Pjg, Kajati Kalteng, Ketua DAD Provinsi, Ketua DPR Provinsi, Rektor UPR, Plt. BPBD Provinsi, Walikota Palangka Raya, Bupati Kapuas, Bupati Kotim, Bupati Kobar, Bupati Katingan.
Pada sesi pemaparan oleh Kabupaten Pulang Pisau, H. Edi Pratowo menjelaskan bahwa telah menyiapkan sebanyak 177 Personil Satgas Karhutla, yang terdiri dari BPBD (TRC dan DAMKAR), Dalkar Dinas Pertanian, Dinas Sosial (Tagana), Balai TN Sebangau, Manggala Agni, TNI, Polri, KPH Kahayan Hilir, KPH Kahayan Tengah, dan Dinas Kesehatan, dengan Peralatan Mesin sebanyak 38 unit, serta Kendaraan Operasional sebanyak 21 unit.
Dilanjutkannya, berdasarkan sejarah kejadian kebencanaan Kabupaten Pulang Pisau, kebakaran hutan dan lahan merupakan bencana yang sering terjadi, menyebabkan perlunya penanganan serius untuk karhutla.
Lalu hasil analisis risiko menunjukkan bahwa Kabupaten Pulang Pisau berada pada resiko tingkat tinggi untuk bencana karhutla dengan luas resiko 161.400,69 Ha dari total luas wilayah 199.856,45 Ha, dan risiko karhutla tersebut tersebar di seluruh kecamatan dengan luasan yang berbeda.
“Kondisi terkini, Hotspot sampai dengan juni 2020, yaitu 38 titik, penanganan sampai dengan juni 2020, yaitu 1 titik, luasan karhutla sampai juli 2020 pada Desa Tumbang Nusa seluas 10 Ha, Pembangunan Sumur Bor tahun 2017 sebanyak 3.950 unit (BRG) dan tahun 2019 sebanyak 125 unit (TRGD Provinsi), serta pembangunan sekat kanal pada tahun 2017 sebanyak 775 unit dan tahun 2019 sebanyak 28 unit”, jelasnya.
Baca Juga : Per 15 Juli : 1. 258 Jumlah Positif covid-19 Kalteng, 795 Sembuh, 72 Meninggal
Kemudian Program Kedaruratan juga telah dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, seperti Penetapan Status Siaga Karhutla dan Penyiapan Dana BTT sebesar 1 Milyar, Aksi Cepat Tanggap (ACT) BPBD Selama 12 Bulan, Pembentukan dan Aktivasi Pos Lapangan 8 Kecamatan se Kabupaten Pulang Pisau, Aktivasi 12 Rumah Singgah pada PKM dan Pustu 8 Kecamatan, Mobilisasi Personil Pengendalian Karhutla, Penyiapan Dapur Umum, dan Fasilitasi Mobilisasi Personil 29 Kelompok Masyarakat Peduli Api pada 5 Kecamatan.
“Rencana aksi giat karhutla tahun 2020, melalui upaya-upaya kesiapsiagaan yang akan dilaksanakan Kabupaten Pulang Pisau, terdiri dari Pemberdayaan Masyarakat Bidang Sosial dan Ekonomi, Melakukan Patroli Terpadu OPD terkait, Sosialisasi dan Pelatihan, serta Gelar Pasukan dan Peralatan Pengendalian Karhutla”, tutupnya. [Denny-KT]














Discussion about this post