kaltengtoday.com – Komisi I DPR RI yang berkunjung ke Provinsi Kalteng merupakan rapat kerja yang dilakukan diluar gedung Senayan dengan tingkat dan derajat yang sama.
“Jadi jika ada keputusan disaat ini , menjadi wajib bagi kami untuk memperjuangkannya.” Kata Ketua Rombongan Komisi I DPR RI Utut Adianto saat pertemuan dengan unsur Muspida Kalteng , Kamis , (19/12/2019) di Aula Kantor Gubernur Kalteng Lantai 3 Palangka Raya.
Menurut Utut yang juga Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang berasal dari PDIP mengatakan bahwa Komisi I mitra kerjanya antara lain Kementerian Pertahanan , Panglima TNI, cyber BIN , Kementerian Luar Negeri, Kominfo termasuk RRI dan TVRI.
“Kami ingin mendengar apa yang menjadi permasalahan Provinsi Kalteng terkait dengan poksi tugas kami dan kita akan catat untuk dipelajari.” Ujarnya.
Sebelumnya Wakil Gubernur Kalteng Said Ismail Bin Yahya dalam sambutannya mengatakan bahwa Kalteng yang merupakan provinsi terluas ke dua setelah Provinsi Papua dengan luas 1,5 kali Pulau Jawa yang hanya dihuni oleh 2,6 Juta Jiwa lebih merupakan tantangan tersendiri untuk menjaganya.
“Untungnya luas wilayah penduduknya sedikit namun bila luas wilayah ditambah dengan penduduknya banyak akan lebih repot menjaganya.” Gurau Said Ismail.
Saat ini Kalteng kata Said Ismail dengan tingginya SDA Kalteng membuat banyak kepentingan dari dalam dan luar negeri sehingga perlu adanya penanganan dalam ancaman SDA yang ada.
“Perlu sikap waspada baik dari pemerintah dan masyarakat untuk menjaga keamanan diperlukan sinergi semua pihak.” Ujarnya.
Yaya-KT














Discussion about this post