kaltengtoday.com – Anggota DPRD Murung Raya (Mura), Tuti Marheni mengaku prihatin kejahatan yang melibatkan anak di bawah umur masih marak terjadi di daerah ini.
Apalagi, kata dia, yang bersentuhan dengan narkoba. Harusnya ini tidak lagi terjadi. Karena mereka yang masih di bawah umur harusnya menikmati masa kanak-kanaknya bukan di jeruji besi.
“Kita berharap peran Pemkab Mura dalam mengatasi persoalan ini lebih diperkuat lagi,” kata politisi Nasdem ini, Kamis (23/1/2020).
Bahkan tahun 2020 ini pidana yang melibatkan anak harus lebih ditekan lagi. Mengingat dari data pada 2019 jumlah kasus yang melibatkan anak cukup banyak.
Bahkan pada awal 2020 ini setidaknya sudah ada beberapa kasus anak yang sudah masuk baik itu pencabulan dan kekerasan lainnya.
Tuti juga mendukung agar pelaku kejahatan yang sengaja melibatkan anak agar dihukum berat. Karena selain melanggar hukum juga merusak masa depan anak.
“Kita juga berharap agar dinas terkait yang menjadi tempat pembinaan anak benar-benar melakukan pembinaan. Jangan setelah mereka ditempatkan di situ tidak ada pembinaan atau bekal mereka saat kembali ke masyarakat,” tandasnya.
Karena jika pembinaan hanya sekedarnya maka tidak menutup kemungkinan anak akan kembali mengulangi perbuatannya lagi. (RIANSYAH)














Discussion about this post