kaltengtoday.com – Walaupun Perayaan hari besar keagamaan seperti Natal dan juga peryaaan Tahun Baru 2020 masih satu bulan lagi, namun saat ini daging ayam ras sudah mulai menunjukan keperkasaanya.
Hal ini terlihat dari data Badan Pusat Statistik yang mencatat daging ayam ras sebagai penyumbang terbesar inflasi di Provinsi Kalimantan Tengah pada November 2019 yang mencapai sebesar 0,39 persen.
Inflasi di Kota Palangka Raya tercatat mencapai 0,46 persen dan Kota Sampit 0,26 persen.
“Komoditas daging ayam ras menjadi penyumbang tertinggi inflasi di dua kota itu selama November 2019. Perlu ada upaya serius agar daging ayam ras tak menjadi penyumbang tertinggi ke depan,” kata Kepala BPS Kalteng Yomin Tofri di Palangka Raya, Kalteng, Senin (3/12/2019) seperti dilansir Antara.
Sementara, laju inflasi tahun kalender di Kalteng tercatat 1,78 persen dan inflasi tahun ke tahun 3,02 persen.
Dikatakan, inflasi di Palangka Raya yang berkisar 0,46 persen, dipengaruhi oleh kenaikan indeks harga kelompok bahan makanan yang mencapai 1,94 persen, makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,49 persen, sandang 0,35 persen, dan kesehatan 0,34 persen.
Dia mengatakan untuk laju inflasi tahun kalender 2,06 persen di Palangka Raya, didominasi oleh pengaruh kenaikan indeks harga kelompok sandang 6,09 persen, bahan makanan 5,20 persen, dan kesehatan 3,16 persen.
“Lima komoditas utama pemicu inflasi di Palangka Raya selama November 2019 yakni, daging ayam ras, ikan gabus, ikan bakar, ikan nila dan mobil,” kata Yomin.
Sementara untuk Kota Sampit yang juga terjadi inflasi sebesar 0,26 persen dipengaruhi oleh meningkatnya indeks harga kelompok bahan makanan 1,36 persen, makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,39 persen, dan kesehatan 0,20 persen.
Laju inflasi tahun kalender sebesar 1,31 persen merupakan dampak dari kenaikan indeks harga terutama kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 4,30 persen, sandang 3,27 persen, kesehatan 2,65 persen, dan bahan makanan 2,49 persen.
“Lima komoditas tertinggi penyumbang inflasi di Kota Sampit selama November 2019 yakni daging ayam ras, bawang merah, martabak, pisang dan ikan gabus,” demikian Yomin.
Dhann-KT














Discussion about this post