Kaltengtoday. com, Tamiang Layang – Pelaksanaan operasi katarak yang berlangsung belum lama ini di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, berjalan sukses. Sebanyak 122 peserta yang di-screening dan akhirnya 90 orang dinyatakan layak menjalani operasi, tertangani dengan baik.
Hanya saja sangat disayangkan, adanya pemadaman bergilir, sempat membuat kelancaran operasi sedikit terganggu. Meski dapat diatasi dan berjalan dengan baik, namun hal ini menjadi catatan penting agar ke depan tidak ada masalah serupa terjadi lagi.
Baca Juga :Â Operasi Katarak Gratis Untuk Warga Tak Mampu di Kabupaten Kapuas
Demikian dicuplik dari penjelasan Kepala UPTD Puskesmas, Nelwan Adrius, saat dihubungi melalui chat WA tadi (Rabu, 4/11/2026). “Ya, yang menjadi kendala kami hanya soal pemadaman bergilir oleh PLN itu saja,” ucapnya.
Hal itu menurutnya, karena Unit PKM UPTD Puskesmas Ampah tidak memiliki backup listrik yang cukup. Sehingga ketika operasi berjalan dan listrik padam, kegiatan sementara dihentikan.
Basir, salah seorang warga Kelurahan Ampah Kota, juga menyayangkan pemadaman bergilir yang masih saja dilakukan PLN ,apalagi saat operasi katarak yang menyangkut keberlangsungan data netra orang berlangsung.
Baca Juga :Â Hadiri Kegiatan Operasi Katarak Gratis, Ini Kata Anggota DPRD Mura
. “Kan rasanya dua bulan yang lalu, kita sempat kenyang menikmati pemadaman bergilir sebulan penuh sampai di Palangka Raya didemo orang. Dan kata PLN Kalselteng tidak lagi. Mosok sekarang masih saja? Risikonya, pelaksanaan operasi bisa terganggu dan ada kemungkinan berefek ke pasien lho, ” gerutunya.
Operasi Katarak ini sendiri terselenggara atas kerjasama Pemkab Bartim bersama PT Adaro Indonesia lewat program Corporate Social Responsibility (CSR) nya, bersama PT SIS dan PT. Bukit Makmur Mandiri Utama (Buma). Digelar di UPTD Puskesmas Ampah, tanggal 9 dan 10 Oktober 2026.  [Red]














Discussion about this post