Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Sigit K Yunianto memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Palangka Raya dan sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah (Kalteng) masih dalam kondisi aman.
Hal tersebut disampaikan menyusul meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir di Kota Palangka Raya.
Baca Juga : Antrean BBM Jadi Perhatian, Gubernur Kalteng Sidak SPBU di Palangka Raya
Sigit mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang karena pemerintah bersama Pertamina terus memastikan distribusi BBM berjalan normal.
Ia mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga untuk menambah pasokan BBM, khususnya jenis Pertamax.
“Untuk Pertamax saat ini dikirim sebanyak 200 kiloliter (KL) per hari,” ujarnya kepada awak media, Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, tambahan distribusi tersebut mencakup wilayah Palangka Raya, Gunung Mas, Kapuas, Pulang Pisau, dan Barito Selatan. Dari total 200 KL tersebut, sekitar 60 persen dialokasikan untuk Kota Palangka Raya karena tingginya kebutuhan masyarakat terhadap Pertamax.
Selain Pertamax, ia juga memastikan stok Pertalite di wilayah Palangka Raya dan sekitarnya masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Untuk Pertalite di wilayah Palangka Raya, Gunung Mas, Pulang Pisau, Kapuas, dan Barito Selatan masih aman dengan kebutuhan sekitar 427 KL per hari,” katanya.
Baca Juga : BBM Langka di Kalteng, PWI Semprot Pertamina: “Stop Klaim Stok Aman”, Supriyadi Desak Tambah Kuota
Ia menambahkan, penambahan pasokan tersebut dilakukan setelah adanya koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga. Bahkan, distribusi dari depo Pulang Pisau turut diperkuat melalui tambahan suplai dari depo di Kalimantan Selatan.
Legislator yang berasal dari Daerah Pemilihan Kalteng ini berharap masyarakat bersabar sembari pemerintah dan pihak terkait terus berupaya mengurai antrean BBM yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Menurutnya, lonjakan kebutuhan BBM memang mengalami peningkatan signifikan dalam tiga hari terakhir. [Red]














Discussion about this post