Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Anggota DPD RI. Agustin Teras Narang menyampaikan, pendidikan berkualitas adalah kunci penting kemajuan individu, keluarga, masyarakat, daerah, dan negara.
Akan tetapi, ia menekankan, masih banyak elemen penting dalam pendidikan mesti dibenahi secara berkesinambungan untuk mencapai kualitas terbaik.
“Dalam momen Hari Pendidikan Nasional tahun ini, saya mengajak semua kita yang tahu kompleksitas masalah pendidikan, untuk saling bergandeng tangan,” katanya, Senin (4/5/2027).
Baca Juga :Â Fajar Riza Ul Haq Tekankan Pentingnya Lingkungan Aman dalam Dunia Pendidikan
Ia mengajak untuk saling berkolaborasi menghantarkan Kalimantan Tengah (Kalteng) selangkah lebih baik dari waktu ke waktu dalam perbaikan kualitas pendidikan.
“Pendidikan bagaimanapun adalah satu indikator penting, selain kesehatan dan hidup yang layak, dalam meningkatkan kualitas insan Indonesia yang tercermin dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” jelasnya.
Mantan Gubernur Kalteng ini menyebutkan, untuk Kalteng sendiri secara IPM pada 2025 mencapai 74,86, meningkat 0,58 poin atau 0,78% dibandingkan 2024, yang mencerminkan adanya peningkatan kualitas hidup dan pendidikan.
“Sebuah pencapaian yang baik meski juga harus terus dipastikan berlanjut dengan dampak yang lebih terasa di masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, ditekankannya bahwa terdapat banyak isu yang perlu dicermati dan diperbaiki, mulai dari soal infrastruktur pendidikan, ketersediaan hingga soal kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik, dukungan pemerintah daerah dan pusat, ketimpangan atensi terhadap lembaga pendidikan swasta dan negeri.
“Lalu akses pendidikan tinggi berkualitas yang ditopang oleh pemerintah. Semua menjadi penting namun tak mudah mengurai, apalagi bila ada tekanan pada kondisi fiskal daerah,” tegasnya.
Baca Juga :Â Wamendikdasmen Apresiasi Kemajuan Pendidikan Kalteng, IPM Tembus 74,86
Teras Narang juga menyampaikan bahwa semua pihak perlu menaruh prioritas serta membangun kolaborasi antar pusat dan daerah, daerah dan jejaring pendidikan nasional hingga global, maupun antar elemen pemangku kepentingan pendidikan di Kalteng.
“Dengan demikian, kita bisa membangun program pendidikan yang berkesinambungan serta berkualitas dari waktu ke waktu,” ujarnya.
“Demikian agar kisah-kisah para pelajar, tenaga pendidik, serta masyarakat yang menaruh harapan pada kemajuan pendidikan yang menyeluruh, dapat perlahan dan bertahap kita jawab dengan baik,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post