Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menerima Kunjungan Kerja Reses Tim Komisi VII DPR RI Tahun 2025 yang dilaksanakan di Aula Eka Hapakat (AEH) Lantai III Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (15/12/2025).
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Kunker Reses Komisi VII DPR RI Evita Nursanty dan diterima oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung.
Baca Juga : Laporan Reses Dapil I DPRD Gumas: Infrastruktur Hingga Rumah Ibadah Jadi Usulan Prioritas Warga
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Edy Pratowo menyampaikan bahwa Kalimantan Tengah memiliki potensi daerah yang sangat besar di berbagai sektor strategis, mulai dari UMKM, perindustrian, ekonomi kreatif, hingga pariwisata.
Pada sektor UMKM, Kalimantan Tengah memiliki beragam produk unggulan berbasis kearifan lokal Dayak, seperti kerajinan getah nyatu, anyaman rotan dan bambu, serta kain benang bintik, selain produk olahan pangan lokal seperti amplang tenggiri, abon haruan/gabus, dan madu hutan.
Kalimantan Tengah juga memiliki sumber daya alam yang melimpah di sektor perindustrian yang terus didorong melalui pengembangan hilirisasi bernilai tambah dan berkelanjutan, serta kekayaan seni budaya Dayak dan destinasi wisata unggulan, antara lain Taman Nasional Tanjung Puting, Taman Nasional Sebangau, Rumah Betang, dan Istana Kuning.
Baca Juga : Reses Anggota DPRD Kalteng: Infrastruktur dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Masih Jadi Persoalan Utama
Edy menegaskan bahwa tantangan pembangunan di Kalimantan Tengah tidaklah ringan, mengingat wilayahnya merupakan provinsi terluas di Indonesia, bahkan lebih luas dari Pulau Jawa. Di sisi lain, APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 tercatat sebesar Rp5,4 triliun, mengalami penurunan dibandingkan Tahun 2025 akibat kebijakan efisiensi anggaran.
“Ini bukan bentuk keluhan, melainkan gambaran kondisi riil yang dihadapi daerah. Dalam kondisi apa pun, kami tetap berkomitmen mendukung Asta Cita Bapak Presiden dan memprioritaskan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post