Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Kader Posyandu di Kelurahan Baamang Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengeluhkan honor mereka yang belum dibayarkan sejak Januari 2025.
Juru Bicara Reses Dapil II (Kotim–Seruyan), Hero Harapanno Mandouw menyampaikan, hasil penjaringan aspirasi masyarakat itu dalam rapat paripurna ke-24 masa persidangan III DPRD Kalteng, Jumat (12/9/2025).
“Kader Posyandu mengeluhkan honor mereka mulai Januari hingga sekarang belum juga terbayarkan,” katanya.
Selain masalah honor, warga Baamang Barat juga mengusulkan sejumlah pembangunan infrastruktur, seperti peningkatan Jalan Tidar 4 Gang Muhajirin, jalan usaha tani Tambulihan, serta semenisasi dan pembangunan drainase di RT 07 yang sering dilanda banjir.
Masyarakat juga meminta rehabilitasi masjid, penyediaan mobil ambulans, dan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU).
Baca Juga : Kunjungi Katingan, Ketua TP Posyandu Sampaikan 6 Bidang SPM
Aspirasi lain datang dari beberapa desa di Kotim.
Desa Lampuyang mengusulkan pengadaan mesin penggilingan padi untuk kelompok tani.
Warga Baamang Tengah meminta pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA).
Masyarakat Seranau menginginkan pinjaman modal usaha berbunga rendah, serta bantuan bibit sawit unggul dan ternak.
Sementara Desa Rawa Sari mengajukan pembangunan Masjid Al Muhajirin, Gereja Imanuel, dan Mushola Al Ikhlas, serta peningkatan jalan penghubung antar desa.
Warga Babirah menyoroti kebutuhan pembangunan jalan, bantuan kelompok tani, serta pemberdayaan PKK.
Usulan serupa juga mengemuka dari sejumlah desa lain, seperti Serambut, Bapinang Hilir Laut, Bantian, Telaga Baru, Pelangsian, Ketapang, Mentawa Baru Hulu, Eka Bahurui, Bapeang, Bapangan Raya, dan Bangkuang Makmur— yang umumnya meminta perbaikan jalan, jembatan, penyediaan listrik, serta bantuan bibit dan ternak. [Red]














Discussion about this post