Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Palangka Raya, Arbert Tombak mengungkapkan, reforma agraria bukan sekadar program teknis pemerintah, melainkan bagian penting dari pembangunan sosial yang adil dan berkelanjutan.
Menurutnya, upaya ini sangat penting dalam menciptakan tata kelola pertanahan yang inklusif.
“Reforma agraria adalah komitmen bersama kita dalam membangun tatanan sosial yang lebih adil, transparan, dan partisipatif,” katanya kepada awak media disela-sela kegiatannya, Kamis (17/7/2025).
Baca Juga : Jalin Sinergitas Reforma Agraria
Ia juga menyampaikan bahwa reforma agraria mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari sektor ekonomi hingga penguatan tata kelola wilayah.
Menurutnya, penataan ulang terhadap kepemilikan, penguasaan, dan pemanfaatan tanah harus berlandaskan prinsip keadilan dan kepastian hukum demi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Lebih lanjut, Arbert menekankan pentingnya peran strategis Gugus Tugas Reforma Agraria sebagai penggerak koordinasi lintas sektor. Ia berharap, dengan sinergi yang baik antar pemangku kepentingan, pelaksanaan reforma agraria di Kota Palangka Raya dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sidang GTRA kali ini menghadirkan perwakilan dari berbagai perangkat daerah serta pemangku kepentingan lainnya guna menyatukan pemahaman dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam pengelolaan agraria. Forum ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan yang inklusif dan aplikatif di lapangan.
Baca Juga : DPRD Barito Utara Sambut Baik Rakor Reforma Agraria 2024
Arbert mengingatkan bahwa keberhasilan reforma agraria memerlukan landasan kebijakan yang kuat serta kolaborasi yang solid antara berbagai pihak. Oleh karena itu, forum-forum seperti Sidang GTRA sangat penting sebagai ruang menyelaraskan visi dan aksi nyata.
“Komitmen ini harus terus kita jaga hingga ke tingkat pelaksanaan, agar reforma agraria benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post