Kalteng Today – Kuala Pembuang, – Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, menyebabkan melemahnya berbagai sektor kehidupan masyarakat. Tak terkecuali sektor perekonomian di wilayah kecamatan hulu seperti Kecamatan Seruyan Hulu dan Suling Tambun. Masyarakat di kecamatan tersebut saat ini mengalami hambatan pada akses perbelanjaan.
Hal ini dikatakan Anggota DPRD Seruyan Atinita, Minggu (31/5/2020).
Menurut Atinita ,warga pedesaan yang umumnya tinggal di daerah perbatasan Propinsi Kalimantan Barat menjadi kesulitan berbelanja barang kebutuhan. Kondisi ini dikarenakan akses menuju wilayah perbatasan juga dibatasi.
“Saat ini masyarakat di wilayah setempat bahkan untuk sekedar berbelanja kebutuhan pokok maupun sembako juga makin sulit, karena akses perbelanjaan masyarakat di kecamatan terletak di Provinsi Kalimantan Barat,” kata Atinita.
Dia mengungkapkan, coba bayangkan saja, karena dampak dari pandemi ini akses perbelanjaan masyarakat ke Kalbar sudah terhambat, sedangkan akses dari daerah hilir juga terhambat. Jadi kondisinya sekarang ini serba salah.
“Akibat terhambatnya akses perbelanjaan tersebut, hal itu tentunya berdampak terhadap harga kebutuhan pokok atau sembako yang semakin meroket khususnya untuk gula pasir yang sudah mencapai angka Rp 30 ribu perkilogramnya. Tentu ini akan makin menyulitkan masyarakat disana,” terangnya.
Baca Juga: Bupati Seruyan Akan Susuri Pedesaan Dipinggiran DAS Seruyan
Berawal dari kenaikan harga gula pasir tersebut, dirinya sebagai salah satu dari perwakilan masyarakat disana berinisiatif untuk memberikan satu set mesin penggiling tebu yang bisa dipergunakan masyarakat untuk mengolah tebu menjadi menjadi gula pasir dan mengurangi pengeluaran mereka.
“Rencananya di Desa Tumbang Kasai, Kecamatan Seruyan Hulu, sesuai dengan keinginan warga disana. Meskipun tidak seberapa harapannya semoga nanti mesin penggiling tebu tersebut bisa dimanfaatkan dengan maksimal, sehingga mereka tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk pembelian gula pasir,” ungkapnya. [Red]














Discussion about this post