Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa program prioritas Presiden Prabowo Subianto adalah ketahanan pangan.
Menurutnya, presiden sangat menginginkan pemenuhan kebutuhan makan rakyat merupakan hal yang paling utama, sehingga pemerintah dapat bergerak cepat untuk memastikan bahwa lebih dari 280 juta rakyat Indonesia terjamin kebutuhan pangannya.
Baca Juga :
“Tahun lalu, kita mengimpor beras sebanyak 3,8 juta. Namun tahun ini, stok beras di gudang Bulog dan Bappenas telah mencapai jumlah yang sama, yaitu 3,8 juta ton,” katanya, Kamis (22/5/2025).
Menurutnya, hal ini artinya, hingga tahun depan, tidak perlu lagi melakukan impor beras karena dalam waktu enam bulan terakhir.
“Kita telah berhasil mencapai swasembada pangan,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, Koperasi Desa Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih dibentuk Pemerintah Daerah atau Pemerintah Kota/Kelurahan harus membangun gudang.
“Sesuai instruksi bapak presiden, di Kopdeskel Merah Putih harus ada gudang yang dibangun. Jika tidak memungkinkan untuk membangun yang baru, bisa memakai bangunan koperasi yang sudah ada,” tuturnya.
Baca Juga :
Pihaknya berharap di Kopdeskel Merah Putih ini nantinya ada sembako yang bisa didapat dari Bulog.
“Juga harus ada pangkalan gas melon dan ada gudang untuk pupuk, jadi agen pupuk,” tutupnya.[Red]














Discussion about this post