Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Beternak atau berbudidaya kambing, ternyata belum banyak dilirik warga Kabupaten Barito Timur. Padahal, prospeknya dinilai mulai menjanjikan. Setidaknya, jika dinilai dari banyaknya permintaan acara seperti aqiqah atau selamatan belakangan ini.
Namun demikian, bagi para peternak yang membaca peluang, usaha ini tetap ditekuni. Karena menurut mereka, perawatannya tidak terlalu sulit dan bahan pangannya mudah ditemui di lingkungan sekitar.
Baca Juga :Â Jelang Idul Adha, PT MUTU Salurkan CSR Berupa 42 Kambing dan 9 Sapi
“Tinggal kasih rumput segar, atau daun-daun. Beres. Jangan lupa juga kandang sering dibersihkan agar kambingnya hidup dalam lingkungan yang sehat. Itu mempengaruhi kualitasnya sendiri,” papar Wantoro, salah seorang pemuda dari Kampung Baru, Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah yang juga bekerja sambilan sebagai penjaga sekaligus perawat kambing milik tetangganya.
Saat ngobrol tadi (Selasa, 19/5/2025) ia juga menceritakan bahwa saat ini harga kambing sudah merangkak naik di pasaran.
“Harga jualnya di pasar sekarang sudah naik lagi lho, dibanding dua tahun lalu. Sekarang, yang besar saja bisa mencapai Rp4 juta sampai Rp4,5 juta,” imbuhnya.
Baca Juga :Â Pemprov Kalteng Turut Kembangkan Ternak Sapi Perah
Hal senada dituturkan Yanto, salah seorang warga Desa Sumber Garunggung, Kecamatan Dusun Tengah bahwa harga kambing saat ini lumayan tinggi. Tak heran, jika sudah mulai ada warga asli lokal yang juga melirik beternak kambing, sayangnya, belum banyak.
“Masih satu dua orang saja Tidak seperti di Komplek Jahon, di mana teman-teman asal Jawa dan Bali, banyak yang sudah dapat untung karena telaten memelihara kambing,” ujar lelaki itu.  [Red]














Discussion about this post