Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Sebagai potensi pendapatan desa sekaligus aset, Pemerintah Desa Simpang Bangkuang, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, mengelola kebun yang ditanami kelapa sawit dengan areal seluas sekitar 4,2 hektar.
Dipaparkan oleh Kepala Desa Simpang Bangkuang, Seno Hartano, dirinya hanya meneruskan kebijakan kepala desa lama.
Baca Juga :Â UPT BP3B Awasi Mutu Benih Kelapa Sawit
“Program kebun sawit milik desa itu adalah inisiasi kepala desa yang lama. Dan saya hanya meneruskan saja,” ujar Seno saat dibincangi di ruangan kerjanya tadi (Senin, 5/5/2025).

Dirinya juga menuturkan bahwa dari hasil panen nanti, mereka akan berbagi. Ada yang untuk biaya perawatan, ada yang untuk upah pekerja, juga untuk kas desa.
Tak hanya kebun kelapa sawit, Pemdes juga mengelola peralatan sound system untuk disewakan jika ada acara. Dari situlah, ada pemasukan rutin yang menambah nominal kas desa.
Baca Juga :Â Sri Widanarni Buka Bimtek Penyusunan dan Pelaporan Rencana Aksi Daerah Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan
Pria muda yang menolak disebut “mantan anak band” lantaran masih berkecimpung untuk menyalurkan hobi sekaligus energinya itu, mengatakan pula bahwa pihaknya akan terus melakukan inovasi dan renovasi, walaupun dengan dana yang terbatas.
“Dengan anggaran seadanya, kami tetap berupaya agar pembangunan tetap bisa berjalan. Sambil kita berfikir, sektor apa saja yang bisa menjadi peluang usaha kontinyu bagi desa,” imbuh Seno. [Red]














Discussion about this post