Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Badan Pusat Statistik Kalimantan Tengah (BPS Kalteng) merilis bahwa di Januari 2025 jumlah penumpang angkutan udara selama Februari 2025 mengalami penurunan sebesar 13,29 persen dibanding Januari 2025 dan jumlah penumpang angkutan laut turun sebesar 12,18 persen.
“Frekuensi penerbangan pada Februari 2025 mengalami penurunan sebesar 12,74 persen dibanding Januari 2025, dari 1.162 penerbangan menjadi 1.014 penerbangan,” kata Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti kepada awak media, Kamis (10/4/2025).
Baca Juga :BPSDM Kalteng Laksanakan Uji Kompetensi Calon Widyaiswara
Ia menuturkan, jumlah penumpang angkutan udara turun sebesar 13,29 persen, dari 119.156 orang (Januari 2025) menjadi 103.326 orang (Februari 2025).
“Lalu lintas barang yang menggunakan angkutan udara turun sebesar 15,81 persen, dari 2.460 ton (Januari 2025) menjadi 2.071 ton (Februari 2025).
Selama Februari 2025, aktivitas penumpang angkutan udara (52,55 persen) dan arus barang (76,15 persen) terkonsentrasi di Bandara Tjilik Riwut,” bebernya.
Sedangkan, untuk frekuensi kunjungan kapal laut di pelabuhan wilayah Kalteng turun sebesar 2,02 persen, dari 744 kunjungan (Januari 2025) menjadi 729 kunjungan (Februari 2025).
“Jumlah penumpang angkutan laut turun sebesar 12,18 persen, dari 30.446 orang (Januari 2025) menjadi 26.738 orang (Februari 2025),” tuturnya.
Baca Juga :Â TPK Hotel Berbintang di Kalteng Turun Hingga 6,56 Poin
Lebih lanjut, lalu lintas barang yang menggunakan angkutan laut naik sebesar 2,89 persen, dari 1,83 juta ton (Januari 2025) menjadi 1,88 juta ton (Februari 2025).
“Selama Februari 2025, aktivitas penumpang angkutan laut terkonsentrasi di Pelabuhan Kumai (76,98 persen), sementara arus barang terkonsentrasi di Pelabuhan Sampit (56,06 persen),” tutupnya. [Red]














Discussion about this post