Kaltengtoday.com, Kapuas – Kejadian tenggelam 2 pelajar yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama(SMP),yang tenggelam di aliran Sungai DAS Kapuas di temukan sudah tak bernyawa,Kamis 10 April 2025 pukul 16:30 Wib.Tepatnya di Jalan. Kapten Tendean rt 05, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas,Kalimantan Tengah.
Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Polairud AKP Junaidi menjelaskan,kejadian berawal dari kedua korban bersama teman temannya berenang bersama di tepian aliran sungai dekat dengan rumah warga.
Baca Juga : Banjir Mendawai, Bocah 10 Tahun Tenggelam Saat Berenang
“Korban Fito Firman dan Rendy Yohanes Surya Agus sedang berenang di pinggiran batang kayu rumah warga, setelah itu kedua korban berenang agak jauh, kemudian kedua korban panik meminta tolong sambil saling saling berpegangan,”kata Kasat Polairud AKP Junedi,Kamis 10 April 2025.
Kasat Polairud Polres Kapuas menerangkan,sementara itu teman korban yang berada di pinggir batang kayu dan warga berusaha menolong dengan memegang korban, teman sedangkan yang lain berada di batang kayu berusaha melempar tali, tetapi korban sudah tenggelam ke dasar sungai.
Menindaklanjuti adanya Laporan Masyarakat, Personel Satpolairud Polres Kapuas bersama Anggota KP 2007 Ditpolairud Polda Kalteng, Ditpolairud Korpolairud Baharkam Mabes Polri, Anggota Basarnas Kabupaten Kapuas, BPBD Kapuas, dan anggota gabungan relawan Kuala Kapuas mendatangi TKP dan melaksanakan pencarian.
Baca Juga : Siswa Tenggelam di Sungai Sungai Sebukat, Tim Sar Lakukan Pencarian
Tim melakukan pencarian dimulai dari pukul 17.00 Wib sampai dengan 19.00 Wib Korban pertama atas nama Rendy Yohanes Surya Tolai ditemukan didasar sungai sekitar lokasi tenggelam pada pukul 18.20 Wib, Korban Kedua atas nama Vito Firman iberli ditemukan di dasar sungai sekitar lokasi tenggelam pada pukul 18.35 Wib dengan bantuan penyelam tradisional.
“Tidak ditemukan bekas tindak kekerasan pada tubuh korban. Keluarga korban menerima ikhlas sepenuhnya bahwa kejadian ini merupakan musibah dan tidak mau dilakukan Visum,”pungkasnya. [Red]














Discussion about this post