Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran menyampaikan pidato pertamanya setelah resmi di Lantik Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu dalam Rapat Paripurna (Rapur) Ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025.
Agustiar Sabran dalam pidatonya menyampaikan terkait visi, dan misi, serta arah pembangunan Kalteng lima tahun ke depan, di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur, Edy Pratowo.
“Visi saya dan Bapak Wakil Gubernur Edy Pratowo adalah mengangkat harkat dan martabat Masyarakat Dayak pada khususnya, dan Kalteng pada umumnya, dengan manggatang utus dengan spirit kearifan lokal dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menuju Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Sejahtera untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” kata Agustiar, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Rabu (5/3/2025).
Baca Juga :Â 23 Anggota DPRD Bartim Aktif Siap Ikuti Rapat Paripurna
Dari visi tersebut, dijabarkannya dalam lima misi, yakni Meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah dan Sumber Daya Alam (SDA) Lokal, Peningkatan pendidikan untuk Sumber Daya Manusia (SDM) dengan prinsip belom bahadat.
Menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau untuk seluruh lapisan masyarakat, Pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan, dan Penciptaan lapangan kerja dan Pemberdayaan kearifan lokal.
“Kemudian, delapan program 100 Hari Kerja kami, antara lain menyelaraskan program ASTACITA Presiden Prabowo Subianto, yaitu Mendukung Program Makan Bergizi Gratis, Lumbung pangan Nasional serta pencegahan stunting,” tuturnya.
Baca Juga :Â DPRD Seruyan Gelar Rapat Paripurna ke-5, Pj Bupati Sampaikan Pidato Pengantar Raperda APBD 2025
Kemudian, sinkronisasi dan efisiensi anggaran, penataan organisasi perangkat daerah di lingkup Pemprov Kalteng. Lalu, menyusun dan merencanakan Kartu Huma Betang Sejahtera melalui bantuan kesehatan, pendidikan, pertanian, nelayan, UMKM, pasar murah dan harga terjangkau pada Bulan Ramadan dan Hari Idul Fitri.
“Penanganan ruas jalan Palangka Raya-Kuala Kurun, peningkatan listrik desa dan internet daerah pedalaman; Pengangkatan P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja); serta Pengendalian KARHUTLA dan Banjir dengan penguatan deteksi dini,” jelasnya.
Baca Juga :Â Rapat Paripurna DPRD Ditunda, Rapat Tidak Memenuhi Kuorum
Gubernur menyebut, visi dan misi tidak hanya bisa dilihat dalam 100 hari kerja saja tetapi juga membutuhkan kerja sama dan dukungan penuh dari seluruh anggota Dewan dan elemen Masyarakat.
“Saya berharap DPRD dan Pemprov Kalteng dapat menjalin sinergi dan kolaborasi yang kuat untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat, dalam persatuan Huma Betang bingkai NKRI,” tutupnya.[Red]














Discussion about this post