Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Dalam upaya meningkatkan kualitas penyelesaian tugas akhir mahasiswa, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (Faperta UPR) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Tugas Akhir bagi mahasiswa tingkat akhir.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pendampingan intensif kepada mahasiswa dalam menyusun tugas akhir secara lebih sistematis dan berkualitas.
Kegiatan Bimtek ini diadakan di Aula FP UPR pada 26 Februari 2025 lalu yang di buka oleh Dekan FP UPR, Bapak Dr. Ir. Wilson, M,Si dengan menghadirkan para dosen agribisnis serta narasumber yang ahli dalam bidang metodologi penelitian dan sebagai koordinator mata kuliah tersebut.
Baca Juga : BEM UPR Bekali Mahasiswa Dengan Ilmu Jurnalistik
Dalam sesi tersebut, mahasiswa diberikan bimbingan terkait teknik penulisan ilmiah, analisis data, serta strategi penyusunan skripsi yang efektif dan sesuai dengan standar akademik.
Ketua Program Studi Agribisnis, Ir. Pordamantra, M.eng menyampaikan, Bimtek ini merupakan salah satu upaya program studi untuk memastikan mahasiswa dapat menyelesaikan tugas akhirnya dengan baik dan tepat waktu.
“Kami ingin mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang metodologi penelitian serta bagaimana menyusun tugas akhir yang berkualitas, sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu agribisnis,” katanya kepada awak media, Senin (3/3/2025).
Baca Juga : UPR dan MUI Kalteng Perkuat Kerjasama
Ia mengungkapkan, kegiatan tersebut juga memberikan ruang diskusi bagi mahasiswa untuk menyampaikan kendala yang mereka hadapi dalam penyusunan tugas akhir.
Dengan demikian, mahasiswa dapat memperoleh solusi yang tepat dan meningkatkan kualitas penelitian mereka.
“Diharapkan dengan adanya Bimtek ini, mahasiswa Program Studi Agribisnis dapat lebih siap dalam menyelesaikan tugas akhir mereka dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor pertanian, khususnya dalam bidang sosial ekonomi pertanian,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post