Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Plh Karo Ekonomi Setda Kalteng Fanny Kartika Octavianti saat menghadiri Konferensi Pers di Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng dan mewakili Plt. Sekda mengatakan saat ini Kalteng mengalami deflasi.
Fanny Kartika Octavianti juga menerangkan, beberapa hari yang lalu pihaknya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar.
Baca Juga : Dua Kota Acuan di Kalteng Alami Deflasi
“Alhamdulillah, harga bahan pokok masih stabil. Namun, jajaran Pemprov Kalteng juga tetap mengantisipasi kemungkinan adanya kenaikan harga, terutama untuk daging ayam ras, menjelang bulan Ramadan,” katanya kepada awak media, Senin (3/3/3025).
Ia mengungkapkan, hal ini penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terjangkau selama periode tersebut, yang biasanya diikuti dengan lonjakan permintaan.
Fanny Kartika Octavianti, juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kenaikan harga cabai rawit dan cabai merah.
“Kenaikan harga kedua komoditas ini sering terjadi karena faktor cuaca atau masalah pasokan, yang bisa mempengaruhi kestabilan harga di pasar,” ucapnya.
Baca Juga : Deflasi di Palangka Raya Capai 0,07 Persen
Oleh karena itu, Pemprov Kalteng terus memantau dan mengantisipasi hal tersebut untuk menjaga harga tetap terkendali, utamanya menjelang bulan Ramadan.
“Berdasarkan hasil survei terakhir di pasar Kahayan ada yang menjual dengan harga 140.000 per kg untuk cabai rawit,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post