Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Pemerintah kota (Pemko) Palangka Raya di minta untuk memperketat pengawasan terhadap penyaluran gas LPG 3 kilogram, yang menjadi hak bagi masyarakat pra sejahtera.
“Saya mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Palangka Raya yang telah melakukan berbagai hal, salah satunya pengawasan ke pangkalan untuk menjaga harga gas LPG bersubsidi itu bisa tetap murah,” ucap Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi kepada awak media, Kamis (27/2/2025).
Politisi senior Partai Golkar ini menuturkan, pengawasan tersebut diharapkan tidak hanya dilakukan satu dua kali saja, namun dapat rutin digelar agar gas LPG 3 kilogram bisa sampai tepat sasaran.
Baca Juga : Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Pemkab Bartim Gelar Operasi Pasar
“Jadi jangan sampai gas LPG 3 kilogram ini justru dibeli oleh masyarakat yang bukan masuk dalam kategori miskin. Karena kan ini untuk membantu masyarakat miskin memenuhi kebutuhan mereka,” tuturnya.
Pemko Palangka Raya juga diharapkan untuk bisa memastikan harga gas LPG 3 kilogram yang beredar tidak melebihi harga eceran tertinggi, terlebih untuk menghindari polemik di kalangan masyarakat.
“Jangan sampai harga gas LPG 3 kilogram di Kota Palangka Raya ini melebihi harga eceran tertinggi. Ini akan menyulitkan masyarakat miskin. Harus dijaga dengan maksimal mulai dari agen hingga pangkalan,” tambahnya.
Baca Juga : Khemal Nasery Tanggapi Soal Kelangkaan Gas LPG 3 kg
Maka dari itu, ia meminta agar seluruh masyarakat dapat segera melaporkan kepada pemerintah dan kepolisian apabila melihat adanya dugaan penyelewengan gas LPG 3 kilogram.
“Tentu selain pemerintah dan kepolisian, perlu juga peran masyarakat untuk turut mengawasi penyaluran gas LPG 3 kilogram di Kota Palangka Raya. Dengan demikian seluruh masyarakat miskin bisa benar-benar mendapatkan haknya dalam menggunakan gas bersubsidi,” tutupnya.[Red]














Discussion about this post