Kalteng Today – Sampit, – Nampaknya kesadaran masyarakat Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur membuang sampah di depo sampah yang sudah disiapkan diindahkan. Buktinya, sampah menumpuk dan berbau di Jalan Kembali. Parahnya, jila sehari sebelumnya suasana lebaran. Namun warga sekitar seolah tidak sadar dan dengan santainya membuang sampah di jalan.
Tokoh masyarakat dan juga Mantan Damang Ketapang M Jais Kurdi sangat menyayangkan tindakan masyarakar tersebut yang membuang sampah tidak pada tempatnya. “Makanya langsung saya buat status fi Fb yang berbunyi dengan sangat kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotim untuk segera menangani sampah yang berada di poros jalan kembali Kelurahan Ketapang, sampah luar biasa menggunung dan sudah menyebarkan bau tidak sedap dan nyaman,”jelasnya kepada Kaltengtoday, Selasa (26/5).
Dalam status dirinya tersebut menyarankan agar sampah tersebut segera diangkut, tempat tersebut hendaknya segera ditutup, buatkan spanduk penutupan dengan sanksi tegas, segera lakukan sosialisasi dan himbauan bagi masyarakat di tepi sungai mentaya untuk tidak membuang sampah ke sungai dan perbanyak armada pengangkut sampah seperti tossa dan gerobak sampah untuk warga yang bermukim disekitar aliran sungai mentaya. Pintanya.
Dirinya juga meminta agar depo sampah di tambah terutama sekali di wilayah Jalan Kembalo dekat PT Sampit. “Ini perlu pikirkan, kan kebersihan itu sebagian dari Iman. Kepada masyarakat juga kita berharap stop buang sampah di jalan. Apa susahnya buang sampah di depo sampah,”tegasnya.
Baca Juga:Â Depo Sampah Pertama di Indonesia, Berada Ditengah Kota
Makanya dirinya sangat mendukung sekali jika sanksi tegas diberlakukan bagi warga yang membuang sampah sembarangan. Selain tidak enak dipandang juga sangat merusak tatanan lingkungan akibat bau menyengat dan juga sampah berserakan di mana-mana,”tutup Jais. [Red]














Discussion about this post