Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Jika dibandingkan tahun 2023 lalu, ada kecenderungan kenaikan sebesar 15,38% pada kasus tindak pidana umum di Kabupaten Barito Timur. Lebih rincinya, di tahun 2023 sebanyak 88 kasus, dan di tahun 2024 menjadi 104 kasus.
Sementara pada kasus narkoba, terdapat 29 kasus di tahun 2024 dengan penyelesaian 22 kasus. Angka ini juga menunjukkan kenaikan dibanding tahun sebelumnya.
Demikian antara lain diterangkan Kapolres Bartim AKBP Viddy Dasmasela SH SIK MH, pada acara Press Release Akhir Tahun 2024 yang digelar di halaman depan Mapolres Bartim( Selasa, 31/12/2024).
Baca Juga : 1×24 Jam Resmob Polres Kapuas berhasil Ringkus Pelaku Curanmor
“Adapun kasus yang menonjol, adalah kasus pembunuhan yang menewaskan Saudari ME dengan lokasi di Bangi Wao, dan beberapa hari kemudian tersangka pembunuhan, Saudara R, ditemukan tak bernyawa di Desa Haringen, Kecamatan Dusun Timur,” imbuhnya.
Viddy juga memaparkan bahwa sepanjang tahun 2024, Polres Bartim juga telah melaksanakan berapa operasi seperti Mantap Brata Telabang, Ketupat Telabang, Peti Telabang dan Wanalaga. Termasuk Operasi Lilin Telabang yang masih dilaksanakan saat ini.
“Dan dalam mengantisipasi bencana kebakaran, kita juga telah melakukan Mitigasi Karhutla. Sementara untuk memetakan kerawanan kekeringan, sudah kita lakukan pemantauan pada 54 titik embung yang ada di Bartim,” lanjut pria yang punya hobi tarik suara.
Baca Juga : Polisi Ringkus 2 Pelaku Curanmor di kabupaten Kapuas
Acara Press Release Akhir Tahun 2024 ini sendiri menjadi agenda tahunan yang digelar Polres Bartim untuk menginformasikan serangkaian kegiatan dalam kaleidoskop angka sepanjang tahun yang telah dilewati.
Hadir dalam kesempatan ini, para pejabat utama (PJU) Polres Bartim mendampingi Kapolres. Usai acara, seperti biasanya Kapolres dengan santai bersenda gurau dengan wartawan dan mempersilahkan mereka menikmati hidangan yang disediakan. [Red]














Discussion about this post