Kaltengtoday.com, Kuala Kurun – Sekarang ini, ruas jalan menuju situs budaya yakni Tambun dan Bungai yang berada di Desa Tumbang Pajengei, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) dinilai rusak dan sulit dilintasi, pasalnya jalan tersebut berlobang serta berjalur.
Hal itulah, Anggota DPRD Kabupaten Gumas Singong meminta dengan pemerintah setempat, untuk dapat memperhatikan jalan tersebut. karena fungsi dari jalan itu selain ke perkampungan juga jalan menuju situs budaya.
Baca Juga : Jelang Nataru DPU Gumas Diminta Genjot Pengerjaan Jalan Alternatif
“Kami meminta dengan Pemkab Gumas khususnya dinas terkait, untuk bisa memperhatikan kondisi jalan menuju dari Kuala Kurun ke situs budaya yaitu Tambun dan Bungai yang ada di Desa Tumbang Pajangei itu,” ucap Singong, dikomfirmasi, Rabu (15/6/2024).
Menurut, politisi dari partai Perindo ini menyebutkan, jalan tersebut selain menuju situs budaya juga dilalui oleh masyarakat seperti dari Desa Tumbang Tambirah, Tumbang Manyangan, Penda Pilang, Sarerangan, Tumbang Pajangei dan ke Kecamatan Tewah.
“Sampai saat ini untuk ruas jalan dari Kurun itu hampir tidak bisa dilalui oleh masyarakat, sehingga sangat butuh diperhatikan untuk perbaikan,” terangnya.
Baca Juga : Mobilitas PBS Jadi Faktor Kerusakan Ruas Jalan Palangka Raya-Gumas
Kemudian, sambung dia, dengan adanya perhatian perbaikan jalan itu dari pemerintah, sedangkan kalau dikaitkan dengan program Pemkab, seperti smart tourism seperti di situs budaya. Sehingga, disitulah tempat pengembangan daripada pariwisata kabupaten yang berjuluk Habangkalan Penyang karuhei Tatau.
“Dalam pengembangan pariwisata itu, harusnya pemda Gumas untuk bisa memperhatikan, membenahi infrastruktur dari jalan di wilayah Desa Tumbang Pajangei ini dan sekitarnya, dan tujuannya supaya pengunjung bisa nyaman ke situs tersebut,” pungkas dia. [Red]














Discussion about this post