Kalteng Today – Palangka Raya, – Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K.Yunianto mengaku merasa cukup miris melihat realitas perilaku masyarakat di saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah tersebut belum menyadari betul pentingnya menjaga kesehatan, ditengah pandemi Covid-19 atau yang sering disebut juga Virus Corona.
“Dengan ketidak adanya kesadaran masyarakat yang kuat, para medis maupun para petugas satgas akan merasa capek dan terserah, ini sangat bahaya,” katanya kepada awak media, Jumat (22/5)
Pihaknya tetap mengharapkan untuk masyarakat mampu memahami keadaan yang saat ini dianggap cukup memprihatikan, mengingat angkat penularan masih cukup sangat tinggi.
Lebih lanjut, apabila tidak ada kesadaran yang tinggi dari masyarakat maka tujuan dari pemberlakuan PSBB di Kota Cantik dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Virus Corona tidak akan tercapai dengan cepat.
“Untuk itu, agar masyarakat harus bergotong royong bersama sama untuk melawan covid-19 ini, jangan sampai terjadi Herd Imunity, hidup syukur mati ya terserah, anjuran pemerintah tdk akan membunuh masyarakatnya,” tegasnya.
Dirinya menjelaskan, saat ini pemerintah kota dan pihaknya tetap akan terus mengevaluasi setiap pelaksanaan PSBB di setiap hari pelaksanaannya.
“Pemerintah tetap akan melindungi masyarakatnya, dengan cara mari berdamai dengan Covid -19, caranya masyarakat harus bisa mengubah gaya hidup, seperti dengan olahraga, minum vitamin dan makanan yang sehat,” tuturnya.
Masyarakat juga diminta untuk tetap dapat memperhatikan lingkungan dan melakukan dampak yang baik, seperti dilingkungan keluarga, seorang orang tua harus mampu memberikan pemahaman yang baik kepada anak-anak maupun anggota keluarganya yang lain. Sehingga kewaspadaan yang baik terhadap kesehatan diri memang dapat menjadi sebuah hal yang diprioritaskan.
Baca Juga: 6 Orang Pedagang Di Pasar Besar Palangka Raya Positif Covid-19
“Kedua ubah lingkungan menjadi hidup sehat yakni dengan menggunakan masker, hindari kerumunan, cuci tangan, menjaga lingkungan kita. Sehingga konsep New Normal suka tidak suka akan dijalankan, tetapi masyarakat harus mengubah perilaku yang baik seperti diatas,” tukasnya. [Red]














Discussion about this post