Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Meski ada wacana penghapusan ekstrakurikuler (ekskul) pramuka dari kurikulum, namun banyak pihak yang menentang keras karena memandang bahwa pramuka merupakan ekskul yang membentuk kepribadian bangsa.
Pelatihan dalam pramuka bukan saja melatih keterampilan, namun juga kekompakan dan mental. Untuk itu, banyak sekolah di Indonesia yang masih mempertahankan ekskul pramuka ataupun sejenisnya.
Baca Juga :Â Wadahi Atensi dan Minat Pelajar Pada Jurnalistik Lewat Gagasan Ekskul
Seperti SMAN 1 Benua Lima, yang belum lama ini menggelar Persami gabungan Pramuka, OSIS dan PMR setempat. Seperti yang dikatakan Kepsek SMAN 1 Benua Lima, Istiqomah SPd, kegiatan tersebut diharapkan menanamkan nilai-nilai positif pada siswa.
“Kami arahkan sebagai pelatihan yang mengarah pada kolaborasi, gotong royong dan fokus dalam mencapai tujuan. Selaras dengan semangat Pancasila dalam misi Penguatan Profil Pelajar Pancasila,” tutur Istiqomah dalam percakapan melalui telepon tadi, Kamis, (22/8/2024).
Tak beda jauh dari SMAN 1 Benua Lima, SMAN Paju Epat juga mengulik ke kegiatan-kegiatan luar sekolah yang menggali pengajaran moral dan spiritual. Seperti pengajian, kebaktian dan lain-lain, di samping OSIS dan kepramukaan.
Baca Juga :Â Ekskul Jurnalistik SMAN 1 Ampah, Dianggap Sebagai Terobosan dan Kreativitas Ikuti Jaman
“Kami mengajarkan siswa untuk mengasah kepedulian pada sesama lewat acara bagi takjil pada bulan Ramadhan, lalu mempertebal keimanan melalui pengajian bagi yang muslim dan kebaktian bagi yang nasrani. Kegiatan-kegiatan semacam ini kami nilai dapat merealisasikan nilai-nilai Pancasila sebagai pembentukan karakter bangsa,” papar Kepsek SMAN Paju Epat Farida SPd, saat berbincang santai dengan Kaltengtoday.com di sebuah resto di Tamiang Layang. [Red]














Discussion about this post