Di Kalteng kata Fahrizal, yang saat itu mewakili Gubernur Sugianto Sabran, angka Konsumsi Ikan di kalteng Tahun 2017-2018 menunjukkan trend kenaikan setiap tahunnya. Untuk Tahun 2017 sebesar 47,63 per kapita per tahun.
kaltengtoday.com – Masalah Stunting (gizi buruk) bisa diatasi dengan salah satunya mengonsumi ikan. Sebab adanya kasus gizi ganda (kelebihan dan kekurangan gizi) dan stunting adalah contoh beberapa masalah yang dihadapi bangsa ini yang erat kaitannya dengan kecukupan pangan dan gizi.
Penegasan itu dikatakan Sekda Kalteng Fahrizal Fitri saat Perinagatan Hari Nasional di Palangka Raya, Minggu (17/11).
“Ikan sebagai bahan pangan yang mudah diproduksi dalam berbagai skala dan bergizi tinggi diharapkan mampu menjadi solusi atas masalah tersebut,” ujarnya.
Di Kalteng kata Fahrizal, yang saat itu mewakili Gubernur Sugianto Sabran, angka Konsumsi Ikan di kalteng Tahun 2017-2018 menunjukkan trend kenaikan setiap tahunnya. Untuk Tahun 2017 sebesar 47,63 per kapita per tahun.
“Angka ini lebih tinggi dibanding angka konsumsi ikan nasional yang mencapai 47,12 per kapita per tahun. Kemudian pada Tahun 2018 Angka Konsumsi Ikan Provinsi Kalimantan Tengah kembali meningkat menjadi sebesar 48,19 per kapita per tahun,”jelasnya.
Untuk diketahui, Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu yang lama. Stunting pada umumnya terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh badan.
Dibagaian lain dikatakan Fahrizal, sejumlah upaya telah dilakukan Pemprov Kalteng untuk meningkatkan produksi ikan dan meningkat taraf hidup nelayan di Kalteng. Sejumlah program yan dilakukan diantaranya, pembangunan Pelabuhan Perikanan Kumai yang ditaget selesai Tahun 2019 ini.
“Ini nanti akan digunakan sebagai pusat ekonomi nelayan antara lain sebagai tempat transaksi jual beli ikan segar, tempat mendapatkan es balok dan BBM,”ujaranya.
Kemudian pada Tahun 2020 akan ada program programkan jaminan keselamatan kerja nelayan, yaitu dengan memberikan kartu Nelayan Berkah, aApabila nelayan mengalami kecelakaan kerja atau sakit, maka Pemerintah Provinsi akan memberikan santunan,ujarnya.
Yaya-KT














Discussion about this post