Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah turut menghadiri Peringatan Hari Anak Yatim Provinsi Kalimantan Tengah 10 Muharram 1446 H / 2024 M, bertempat di Aula Jayang Tingang (AJT) Lantai II, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (17/7/2024).
Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo saat membacakan sambutan tertulis Gubernur pada Peringatan Hari Anak Yatim Kalteng 10 Muharram 1446 H / 2024 M mengatakan Bulan Muharram menandai awal Tahun Baru Islam, yang merupakan momentum tepat untuk semua pihak merenungkan kembali nilai-nilai keislaman.
Baca Juga :Â Lazisnu Bartim Bagikan Paket Untuk Anak Yatim Piatu
“Ini juga waktu untuk kita merenungkan kemanusiaan yang luhur serta memiliki makna yang sangat mendalam, dimana kita diajarkan untuk meningkatkan amal ibadah dan berbuat kebajikan, terutama kepada mereka yang membutuhkan seperti halnya anak-anak yatim dan piatu,” katanya,
Ia mengajak seluruh masyarakat Kalteng untuk terus memupuk rasa persaudaraan dan gotong royong. Dengan bersatu dan saling membantu, kita dapat membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.
Sebagai wujud nyata kepedulian Pemprov Kalteng terhadap anak-anak yatim dan piatu, Gubernur juga berbagi berkah dengan memberikan bantuan kemanusiaan yang dibagikan secara serentak.
Wagub Kalteng juga mengatakan bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan semangat bagi anak-anak yatim dan piatu untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita.
“Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya untuk anak-anak yatim dan piatu,” tuturnya.
Baca Juga :Â Polres Bartim Berikan Santunan (Kembali) Pada Anak Yatim Piatu
Lebih lanjut, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Reynette Melani Baboe mewakili Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng Rangga Lesmana saat ditemui usai acara menyampaikan dengan adanya bantuan ini, anak-anak yatim dan piatu dapat merasakan perhatian dan kasih sayang dari pemerintah.
“Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu dan meringankan beban anak-anak yatim dan piatu di Kalteng,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post