Kaltengtoday.com, Kapuas – Akibat mengkonsumsi obat obatan terlarang secara berlebihan hingga mengakibatkan 11 orang berhalusinasi layaknya zombie sehingga dilarikan ke RSUD dr Soemarno Sostro Admojo Kuala Kapuas untuk mendapat penanganan oleh tim medis di Instalasi Gawat Darurat.
Dengan adanya kejadian tersebut, langsung direspon cepat oleh orang nomor satu di Kabupaten berjuluk bumi tingang Menteng panunjung tarung Erli Hardi,ST.,mengunjungi pasien di IGD RSUD dr Soemarno Sostro Admojo di dampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dr Tonun Irawaty Panjaitan,MM.,dan Direktur RSUD dr Soemarno Sostro Admojo kuala Kapuas dr.Agus Waluyo,MM.
Baca Juga : Â Kejari Palangka Raya Musnahkan 240,36 Gram Sabu dan 3.221 Butir Obat Terlarang yang Telah Inkrah
Disampaikan Direktur RSUD dr Soemarno Sostro Admojo kuala Kapuas dr Agus Waluyo, bahwa ada beberapa kasus di duga penyalahgunaan obat obatan keras sehingga saat ini ada 11 orang yang mendapat penghargaan dari tim medis.
“Alhamdulillah dari 11 orang,dimana 9 orang diperbolehkan pulang dengan status rawat jalan dan 2 orang masih dalam penanganan,” ucap dr Agus Waluyo,saat diwawancarai awak media di IGD RSUD dr Soemarno Sostro Admojo kuala Kapuas,Rabu 10 Juli 2024.
Diakui dr Agus Waluyo,bahwa barusan saja ada 2 orang yang baru masuk ruang IGD untuk dilakukan penanganan.Namun berdasarkan informasi yang didapat dari pihak rumah sakit bawah rata rata 9 orang yang sudah diperbolehkan pulang mereka mengkonsumsi obat obatan tersebut pada hari Senin 8 Juli 2024.
“Setelah dilakukan penanganan cepat kondisi pasien sudah mengarah pada kondisi yang membaik dan diperbolehkan untuk rawat jalan nantinya,”ungkapnya.
Baca Juga : Â Edarkan 295 Butir Obat Terlarang Warga Kabupaten Kapuas Diamankan Polisi
Diterangkannya,bahwa rata rata pasien yang mengalami halusinasi berlebihan akibat konsumsi obat obatan keras tersebut warga Kabupaten Kapuas dimana 10 orang laki laki dan 1 orang perempuan.
” Untuk hasil laboratorium,belum diketahui pasti obatan obatan terlarang jenis apa,tetapi penuturan korban dan keluarga telah mengkonsumsi zenith secara berlebihan,”tutupnya.[Red]














Discussion about this post