Kalteng Today – Buntok, – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan Rusinah Andelen meminta kepada pemerintah agar lebih memperketat proses pendektisian di jalur utama maupun pintu-pintu masuk kabupaten Barsel.
“Saya minta kepada pemerintah kabupaten untuk memperketat pendektisian jalur masuk, baik di jalan lintas antar kabupaten maupun di terminal, bandara, serta pelabuhan di daerah aliran sungai (DAS) Barito” Ucap Rusinah kepada awak media, Rabu (1/4/2020).
Menurutnya untuk saat ini Barsel sudah terdapat 37 warga yang dalam kondisi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 3 warga berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP) mengidap corona virus disease Covid-19. Sehingga pemerintah Barito Selatan harus memperketat proses deteksi di pintu masuk kabupaten Barsel.
“Kami minta dilapangan untuk proses pendektisian warga yang melalui pintu-pintu masuk kabupaten benar-benar dilakukan secara teliti, jika tidak dilakukan secara teliti maka ditakutkan akan menimbulkan masalah kedepannya,” Pungkasnya.
Disampaikan Rusinah, bila di daerah lain proses deteksinya jelas melalui informasi yang diberikan masyarakat dan didukung oleh peralatan yang memadai sedangkan untuk kabupaten Barito Selatan sendiri disampaikannya sampai saat ini belum melihat kelengkapan peralatan pendektisian awal terhadap Covid-19.
“Barsel saya pribadi belum ada melihat kelengkapan peralatan deteksi awal terutama dipelabuhan maupun jalan keluar masuk kabupaten,” Tuturnya.
Baca Juga: Anggota DPRD Barsel Imbau Tidak Menggunakan Bilik Disinfektan
Politisi dari partai NasDem kabupaten Barito Selatan tersebut juga menambahkan dirinya kurang paham terhadap proses pendektisiannya apakah menunggu ada berita nama orang dan alamat yang terindikasi dari luar daerah atau diperiksa secara masal di pintu-pintu keluar masuk. [Shan-KT]














Discussion about this post