Kalteng Today – Palangka Raya, – Anggota DPRD Provinsi Kalteng, Kuwu Senilawati meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng untuk dapat memperhatikan dengan mengalokasikan anggaran untuk para pelajar dan mahasiswa yang kini terpaksa bertahan di kota-kota besar di luar daerah , disaat Covid-19 ini mengingat saat ini tidak banyak yang bisa mereka lakukan dan sangat terbatas dalam memenuhi kebutuhan mereka.
“Kesulitan yang sedang dihadapi oleh mereka, perlu menjadi perhatian kita bersama, terutama oleh Pemprov Kalteng, karena mengingat pemerintah daerah juga adalah ‘orang tua’ mereka juga, maka sudah sewajarnya lah memperhatikan kondisi dan kesulitan mahasiswa Kalteng yang kuliah di luar Kalteng , terlebih di tengah adanya dampak pandemi Covid-19,” katanya kepada awak media, Kamis (14/5).
Hal yang paling berat untuk pelajar atau mahasiswa ini menurutnya, adalah jauhnya dari orang tua dan keuangan yang sudah menipis. Dan ini juga menjadi fokus pemerintah, sehingga kehadiran Pemprov Kalteng dalam menunjang pendidikan disaat seperti ini, akan terus mendapat apresiasi dari banyak kalangan.
“Mengingat, mereka adalah bagian warga Kalteng yang berasal dari Kabupaten atau kota yang jauh dari orang tua dan keluarga, maka mereka perlu dibantu juga. Selain itu, tidak semua orang tua mahasiswa kuliah di luar Kalteng itu orang tua nya adalah PNS, tapi bisa jadi ada yang bekerja di sektor swasta, yang tentunya juga akan merasakan dampak pandemi,” tegasnya.
Salah satu srikandi Partai Gerindra ini meminta, kepada Pemprov untuk dapat lebih aktif dalam mendata keberadaan para pelajar atau mahasiswa tersebut. Sehingga dapat meringankan beban orang tua maupun para pelajar itu sendiri.
Baca Juga: Anggota DPRD Kalteng Sambangi Posko Sebabi Kecamatan Telawang
“Karena siapa lagi yang bisa memperhatikan kesulitan mereka, kalau bukan pemerintah daerah. Jadi, saya sangat berharap pemerintah daerah, untuk bisa lebih peka dan segera berbuat, dengan membantu kesulitan yang saat ini sedang dihadapi mereka,” pungkasnya. [Red]














Discussion about this post