Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Ketua Harian Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kalteng, Rahmat Nasution Hamka menerangkan, pada tanggal 17 Mei mendatang bakal dilangsungkan gladi yang akan mensimulasikan pelaksanaan kejuaraan, seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, mengingat kegiatan Kejuaraan balap sepeda dunia UCI MTB Eliminator World Championship 2024 dilangsungkan bertepatan dengan festival budaya daerah, karnaval, dan event-event lain yang menyemarakkan HUT Kalteng, tentu bakal ada pengamanan ekstra.
“Terkait dengan track sepeda tidak ada perubahan yang berarti, sesuai dengan arahan UCI dari pelaksanaan tahun kemarin, hanya ada perbaikan-perbaikan saja, Insya Allah Kamis ini sirkuit sudah bisa dilihat, dan Jumat peserta sudah bisa latihan,” katanya kepada awak media, Selasa (14/5).
Baca Juga : Ketum KONI Kalteng Dukung Penuh UCI MTB Eliminator World Cup 2024
Pihaknya optimistis pelaksanaan UCI MTB World Championship 2024 di Palangka Raya kali ini berjalan dengan lancar. Hal ini dikarenakan, pihaknya sudah dibantu oleh banyak stakeholder terutama petugas dari Polda Kalteng.
Selain itu, pihaknya juga melibatkan ormas-ormas lokal untuk menjaga keamanan selaku pengawas internal.
Ia mengatakan, UCI MTB di Palangka Raya kali ini bukan merupakan kejuaraan dunia seperti pada pelaksanaan UCI MTB 2022, tetapi series MTB eliminator seperti pada UCI MTB 2022.
Pelaksanaan di Palangka Raya merupakan series ke-3 dari delapan series. Setelah bertanding tanggal 19 Mei di Palangka Raya, peserta nanti akan bertanding di Turki pada 26 Mei nanti untuk mengikuti series ke-4.
“Jadi UCI MTB 2024 kali ini hanya melahirkan poin-poin, pasti akan lebih banyak karena mereka merebut poin, kalau tahun kemarin kan sekali main langsung juara, kalau ini mereka ambil poin,” ujarnya.
Baca Juga : Persiapan UCI MTB Eliminator World Cup 2024 di Palangka Raya Terus Digenjot
Terkait dengan jumlah peserta dan negara yang mengikuti, Rahmat menyebut sampai dengan saat ini beberapa negara peserta meminta agar pendaftaran tetap dibuka. Pihaknya ingin mengutamakan keikutsertaan negara-negara asia dalam UCI MTB kali ini.
Sebab seperti pelaksanaan tahun kemarin, negara-negara asia kurang berpartisipasi. Pihak UCI MTB, ujar Rahmat, sudah menyatakan bahwa Kalteng merupakan tuan rumah terbaik untuk melaksanakan kejuaraan dunia tersebut.
“Hampir sekarang sudah ada 45 negara yang terdaftar, cuman sekarang kami menargetkan untuk sampai di 60 peserta, karena anggota UCI MTB ini kan sekitar 65 negara, ini sumbangsih Kalteng untuk dunia,” tuturnya.
Pihaknya juga memastikan atlet-atlet nasional juga dapat berpartisipasi dalam kejuaraan ini. Mengenai berapa orang atlet yang bergabung dirinya tidak dapat memastikan karena merupakan ranah PB ISSI. Saat ini atlet nasional sudah dalam tahap persiapan.
Baca Juga : Siap Digelar 19 Mei, UCI MTB 2024 Tambah Kemeriahan HUT 67 Kalteng
“Atlet datang itu resminya tanggal 17 dan 18 Mei, 19 itu sudah bertanding, tapi ada beberapa atlet yang sudah datang duluan, ada yang tanggal 15 Mei,” jelasnya.
Pihaknya mengajak kepada seluruh masyarakat Kalteng agar memeriahkan kejuaraan dunia di Kalteng ini. Sebab, tiket sudah pihaknya gratiskan untuk masyarakat bisa menonton, hal ini sesuai dengan arahan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran selaku Ketua Pengprov ISSI Kalteng untuk memberikan kado HUT Kalteng.
“Nanti pelaksanaannya tentu akan kami antisipasi, terutama bagi penonton yang tidak mendapatkan kesempatan menonton di dalam, kami siapkan videotron di luar,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post