Kalteng Today – Palangka Raya, – Hingga saat jumlah desa tertinggal di Provinsi Kalteng masih cukup banyak, jumlahnya mencapai ratusan desa.
Kondisi itu salah satunya disebabkan dikarenakan masih terbatasnya infrastruktur dipedesaan sehingga menjadi salah satu kendala lambannya pergerakan ekonomi masyarakat.
Program Mamangun Tuntang Mahaga Lewu (PM2L) yang diambil dari Bahasa Dayak Ngaju yang artinya Membangun dan Menjaga Desa itu dapat dijadikan salah satu solusi dalam pengentasan Masalah desa tertinggal di Kalteng.
“Masih sulitnya akses distribusi barang dan jasa, akses pasar yang juga terbatas menjadikan masyarakat desa sulit untuk berkembang,”ujar Sipet Hermanto,Ketua DPD Persatuan Inteligensia Kristen (PIKI) Kalteng, Sabtu (9/5)
Dijelaskanya, dalam Progam PM2L itu nantinya Pemerintah provinsi dan  Kabupaten melakukan sinergi semua sumber daya.
“Contohnya program kegiatan dan pendanaan terintergrasi dalam organisasi perangkat daerah (OPD) termasuk dukungan dana dari APBN,”ujar mantan Kepala Dinas Kehutanan Kalteng itu.
Nanti apabila semua sudah berjalan dan terintegrasi dengan baik maka program ini dapat mengubah kondisi desa tertinggal dan memprihatinkan menjadi maju.
Baca Juga:
Desa Relokasi Di Kabupaten Gunung Mas Akhirnya Dialiri Listrik PLN
“Tujuan akhirnya yaitu mengangkat masyarakat dari jurang kemiskinan dan juga keterisolasian,”pungkasnya. [Red]














Discussion about this post