kaltengtoday.com – Kuala Pembuang. Melalui video conference, Bupati Seruyan Yulhaidir menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) anggaran tahun 2019 kepada pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan, Kamis (30/4/2020).
Dalam pidatonya, Bupati Seruyan Yulhaidir menyampaikan, untuk penetapan jumlah anggaran belanja Pemkab Seruyan tahun anggaran 2019 tercatat sebesar Rp 1.577.567.066.014,50. Dari jumlah itu, realisasi belanja sebesar Rp 1.247.458.582.270.84 atau sekitar 79,07 persen.
“Rinciannya, belanja tidak langsung sebesar Rp 506.132.257.291,70 dan terealisasi sebesar Rp 478.193.264.371,13 atau 94,48 persen. Dan belanja lansung sebesar Rp 1.071.434.808.722,80 terealisasi sebesar Rp 769.265.317.899,71 atau 71,80 persen,” kata Yulhaidir.
Sementara dari pendapatan daerah, lanjut bupati, penerimaan asli daerah Kabupaten Seruyan terdiri dari beberapa sektor diantaranya dari sektor pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah.
“Dari keemapt sektor tersebut capaian angka realisasi terbesar dari lain-lain pendapatan asli daerah yang sah, yaitu pendapatan jasa giro dari target sebesar Rp 14.288.551.123,57 terealisasi sebesar Rp 21.730.792.589,95 atau 152,09 persen,” jelas dia.
Baca Juga:
Ketua DPRD Seruyan Berharap Perbankan Sambut Positif Kebijakan Pemkab Penangguhan Angsuran
Bupati Seruyan menambahkan, secara keseluruhan dari target penerimaan baik dari PAD, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah pada Badan Pengelola Perpajakan dan Retribusi Daerah Kabupaten Seruyan sebesar Rp 1.230.888.428.870,43 di tahun 2019, dapat tercapai sebesar Rp 1.123.054.583.155,12 atau sebesar 91,24 persen.
“Jumlah angka tersebut, merupakan angka sebelum dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” jelas Yulhaidir. [Red]














Discussion about this post