Kaltengtoday.com, Kapuas – Tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Kapuas di tahun 2023 menurun dari tahun 2022.
Hal ini disampaikan,Kepala DP3APPKB dr Try Seryautami melalui Kepala UPT PPA Meryanti mengatakan,tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak di tahun 2023 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.
Baca juga :Â DPRD Pulpis Minta DP3AP2KB Tekan Angka Kekerasan Pada Anak
“Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di tahun 2023 ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya 2022,”ucap Kepala UPT PPA Meryanti,Kamis 13 Juli 2023.
Ia mengakui terjadinya grafik penurunan Kekerasan terhadap perempuan dan anak baik itu kasus Kekerasan Dalan Rumah Tangga(KDRT),pelecehan seksual terhadap anak dari bulan Januari hingga bulan Juli 2023 ini,masih dalam landai.Karena UPT PPA selalu turun ke lapangan bersama Forum Puspa Kabupaten Kapuas memberikan sosialisasi kepada masyarakat.
“Kami dari Unit PPA bergandengan tangan bersama lembaga masyarakat melakukan sosialiasi dan edukasi secara masif kepada masyarakat,”katanya.
Dijelaskan Meryanti,pendampingan terhadap kekerasan terhadap anak dimana masih terjadi,melihat dari trend kasus dari bulan Januari hingga Juli 2023 ada 9 kasus.Sehingga UPT PPA DP3APPKB berkoordinasi dengan pihak keamanan dalam hal ini Polres Kapuas unit PPA untuk memberikan pendampingan terutama kepada anak anak yang menjadi korban pelecehan seksual mau pun persentuhan untuk menghilangkan rasa trauma.
Baca juga :Â Prihatin Meningkatnya Kasus Kekerasan Pada Anak
Hasil kerja keras yang kami lakukan untuk memberikan pemahaman agar KDRT mau pun kasus bullying dan tauran antar pelajar membuahkan hasil tetapi belum sampai disitu saja,pihaknya akan terus bergerak kampanyekan stop kekerasan kepada perempuan dan anak.
“Saya berharap kepada orang tua untuk selalu mengontrol anak anaknya,sebagai salah satu upaya pencegahan terjadi kasus pencabulan dan persetubuhan,”pintanya.[Red]














Discussion about this post