kaltengtoday.com – Palangka Raya. Daerah Puntun, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya kembali digerebek oleh aparat kepolisian dari Polres Kota Palangka Raya, Kamis (23/4).
Dari hasil penggerebakan yang dipimpin langsung Kapolresta Palangka Raya Komisaris Besar Dwi Tunggal Jaladri itu berhasil ditangkap 5 Orang, 16 paket narkotika jenis sabu dan juga uang tunai Rp. 16 juta.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Dwi Tunggal Jaladri kepada wartawan mengatakan, penanganan narkoba merupakan perintah dari Kapolda Kalteng, terlebih menjelang masa Hari Raya Ramadhan.
Dikatakannya, penggerebekan ini berawal dari penangkapan seorang wanita yang kedapatan membawa ekstasi sebanyak 4 butir sekitar seminggu yang lalu, dan hasil pengembangannya ekstasi tersebut didapatkan dari daerah Puntun, Kelurahan Pahandut, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya.

“Lokasi sudah merupakan target operasi dan sudah berkali-kali dilakukan penggerebekan. Baik dari tingkat Polda maupun tingkat Polres,” jelasnya.
Dikatakan Jaladri, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat yang resah terkait dengan suatu daerah ditempat itu yang dijadikan tempat transaksi barang haram narkoba tersebut.
“Hasil pengamatan kami, di setiap pos penjagaan untuk masuk ke lokasi, mata-mata di setiap pos dibekali dengan HT dan drone. Dan tadi sekitar memakan waktu 15 menit, anggota kami berhasil mengamankan 16 paket barang bukti sabu dan juga uang sebesar 16 juta yang kita dapat dari TKP,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, sekembalinya dari mengamankan para tersangka, pihaknya sempat dihadang oleh para penghuni di daerah itu yang jumlahnya sekitar 50 orang dan dilengkapi dengan senjata tajam jenis parang.

Baca Juga Kalteng Putra Wajib Bayar Tunggakan Gaji Pemainya
Kondisi ini kata kapolres membuat pihaknya melakukan koordinasi dengan Kasat Brimob dan Ditshabara untuk dapat mengamankan penggerebekan itu.
“Kami berhasil juga mengamankan 5 orang yang menghalang-halangi proses penangkapan ini. Selain itu juga diamankan senapan, ada juga samurai, setelah itu alat bong dengan jumlah sebanyak 20, yang memang mereka membeli barang haram itu untuk memakai ditempat ini,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post