kaltengtoday.com – Pulang Pisau. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Pulang Pisau, Dr. Mulyanto Budhiharjo mengatakan pasca ditetapkan Positif 1 Covid-19 akhir pekan kemarin, masyarakat Kecamatan Banama Tingang menjadi panik dan takut berobat ke Puskesmas setempat.
Bahkan warga sempat menyebut Puskesmas sarang virus, karena mengetahui orang tua positif Covid-19 merupakan pegawai Puskesmas Bawan.
Dr. Mulyanto Budhiharjo mengatakan untuk memberikan pemahaman dan meyakinkan masyarakat Kecamatan Banama Tingang. Pihaknya bersama Ketua Komisi I DPRD Pulpis Tendean Indra Bella. Berkunjung ke Desa Bawan Kecamatan Banama Tingang dalam rangka memberikan pemahaman kepada warga setempat. “Untuk meyakinkan warga, orang tua positif Covid-19 itu kita bawa ke Puskesmas setempat dan dilakukan repid tes di hadapan masyarakat, dan hasilnya pun negatif,” ujarnya.
Baca juga :
Positif Covid-19 di Kotim Bertambah 4 Orang dan Sembuh 1 Orang
Ini semua terjadi karena pada waktu di umumkan Covid-19 orang tua yang bersangkutan pulang ke Bawan, dan inilah yang membuat warga panik dan takut. ”Namun setelah diberikan penjelasan akhirnya masyarakat dapat memahami dan puskesmas kembali operasional seperti biasa,” kata Dr. Mulyanto saat menggelar Anev di Posko Siaga Covid-19, Senin (20/4).
Ia juga menjelaskan, dengan ditetapkan transmisi lokal di kota Palangkaraya dan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kota Banjarmasin. Suka tidak suka saat ini Pulang Pisau masuk daerah rawan karena letaknya yang berada tengah-tengah antara Palangka Raya dan Banjarmasin, apalagi Pulang Pisau sudah ada 5 PDP.
” Hari ini ada ada penambahan 5 OTG, sehingga jumlah OTG menjadi 8 orang. Sementara ODP 10 orang, PDP 5 orang dam positif 1 orang. Kita berharap hasil pemeriksaan Swab 5 orang ini negatif,” tandasnya. [Bangun Sugito].














Discussion about this post