kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Penggunaan Eco Enzyme, saat ini seperti menggejala, jadi sebuah tren yang.juga menjawab upaya pelestarian alam. Karena selain jelas ramah lingkungan, manfaatnya pun banyak.
Untuk itulah, Bank Sampah Mentari di Tamiang Layang, kemarin menggelar kegiatan perkenalan Eco Enzyme berikut cara pembuatannya.
Baca Juga : Â Warga Seruyan Diimbau Manfaatkan Lahan untuk Tanaman Pangan
Dalam hal ini, mereka bekerjasama dengan Relawan Komunitas Exo Enzyme Nusantara Provinsi Kalimantan Selatan.
Menurut Gusti Wirdaningsih, tadi (Sabtu, 14/ 10) melalui chat WA, pada pertemuan tersebut,para peserta pelatihan yang merupakan ibu-ibu rumah tangga, diajarkan cara pembuatan Eco Enzym dari limbah organik.
“Bahan-bahannya mudah dan murah. Karena Eco Enzym sebetulnya adalah cairan yang diproduksi dari fermentasi kulit sayuran dan buah, serta sejumlah bahan alami lainnya,” ucap Wirdaningsih menirukan penjelasan Ketua Komunitas Eco Enzyme Nusantara Kalsel, Akbar Rahman yang diutarakan pada pertemuan tersebut.
Baca Juga : Â Dukung Program Penghijauan, DLH Akan Bagikan Tanaman untuk Masyarakat
Dikatakan pula, bahwa komunitas dari Kalsel tersebut, berharap bahwa Kab Bartim, khususnya Tamiang Layang, diharapkan akan dapat menjadi pionir bagi terbentuknya komunitas serupa di Provinsi Kalimantan Tengah.
Acara itu sendiri, diikuti oleh aktivis Bank Sampah Mentari Tamiang Layang, ibu-ibu dari PKK, maupun warga masyarakat umum, yang berminat pada produksi Exo Enzyme. Karena selain untuk pupuk tanaman, Eco Enzyme punya banyak manfaat, seperti membersihkan kaca, nutrisi hewan bahkan sampai mengobati luka. [Red]














Discussion about this post