Kaltengtoday.com, Lifestyle – Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia belakangan ini menunjukkan peningkatan suhu yang cukup ekstrem. Bagi kamu yang merasakan terik matahari terasa lebih menyengat dari biasanya, fenomena tersebut bukan cuma perasaan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja merilis data resmi mengenai daftar kota dengan suhu tertinggi di tanah air.
Berdasarkan hasil pemantauan suhu maksimum pada periode 14-15 Maret 2026, terdapat 20 titik yang mencatatkan suhu hingga menembus angka 35 derajat Celcius. Hal yang menjadi sorotan utama bagi masyarakat Bumi Tambun Bungai adalah masuknya empat wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) ke dalam daftar nasional tersebut.
Dominasi Kalimantan Tengah dalam Daftar Suhu Ekstrem
Kenaikan suhu ini menjadi alarm bagi masyarakat, mengingat empat stasiun meteorologi di Kalteng mencatatkan angka yang cukup signifikan. Berikut adalah daftar wilayah di Kalimantan Tengah yang menempati posisi teratas dalam jajaran kota terpanas:
Baca Juga :Â Â BMKG Ajak Masyarakat Kalteng Beradaptasi Hadapi Perubahan Iklim Lewat SLI 2025
- Palangkaraya (Stamet Tjilik Riwut): Berada di peringkat ke-4 nasional dengan suhu mencapai 35,2°C.
- Kotawaringin Barat (Stamet Iskandar): Menempati posisi ke-6 dengan catatan suhu serupa, yaitu 35,2°C.
- Kotawaringin Timur (Stamet H. Asan): Berada di urutan ke-8 dengan suhu 34,6°C.
- Barito Utara (Stamet Beringin): Menduduki posisi ke-20 dengan suhu 33,9°C.
Kehadiran empat wilayah ini memperjelas bahwa intensitas panas di Kalimantan Tengah sedang berada pada level yang perlu diwaspadai, terutama bagi warga yang sering beraktivitas di luar ruangan.
Jakarta dan Banten Masih Menempati Posisi Puncak
Meskipun Kalimantan Tengah mendominasi jumlah wilayah, posisi pertama kota terpanas saat ini masih diduduki oleh Jakarta Timur (Halim Perdana Kusuma) dengan suhu 35,6°C. Posisi tersebut diikuti secara ketat oleh wilayah Ciputat dan Tangerang di Provinsi Banten yang mencatatkan suhu masing-masing 35,5°C dan 35,4°C.
Baca Juga :Â Variasi Curah Hujan Terjadi di Kalteng, BMKG Palangka Raya Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada
Lonjakan suhu ini merupakan indikator kuat bahwa musim kemarau segera tiba. BMKG memprediksi sebanyak 16,3% wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau pada April 2026. Beberapa daerah yang diprediksi akan terdampak lebih awal meliputi pesisir utara Jawa, sebagian Bali, serta wilayah Nusa Tenggara.














Discussion about this post