Kalteng Today – Sampit, – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur mendata setidaknya ada 17. 945 ribu warga yang sudah dilakukan rapid test. Jumlah tersebut sejak periode Juli Sampai awal Desember 2020.
Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kotim dr Yuendri Irawanto mengatakan jumlah tersebut selama 6 bulan terakhir. “Pada 1 sampai 10 Desember ini sepertinya meningkat jumlah yang reaktif dan warga yang melakukan rapid test,”jelasnya kepada Kaltengtoday, Jum’at (11/12).

Pada Juli warga yang dirapid test sebanyak 74p orang, Agustus sebanyak 4.693, September 4.696, Oktober 3.119, November sekitar 3.000, dan 1 sampai 10 Desember sebanyak 1.683 orang,paparnya.
Baca Juga :Â Pedagang PPM Sampit Kembali di Rapid Test
Dikatakan dr Yuendri yang juga dosen di STIH Sampit ini bahwa warga yang di rapid test ini dengan berbagai keperluan. Ada yang hendak ke luar kota atau daerah. Karyawan BUMN, Dinas vertikal seperti KKP, Bea Cukai, dan ada juga anggota dewan. Ungkapnya.
Untuk Desember 2020 ini tampaknya jumlah yang akan di rapid test bisa terus bertambah. “Satu kali rapid test biayanya sekitar Rp 125 Ribu. Uang tersebut kita gunakan untuk operasional kegiatan dan juga untuk gaji petugas kita yang bertugas di PMI Kotim ini,”tutupnya. [Red]














Discussion about this post