Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Sebagai salah satu sentra lumbung padi di Kabupaten Barito Timur, Kecamatan Pematang Karau dikenal mempunyai potensi lahan pertanian yang hampir memenuhi luasan wilayah sebesar 579 kilometer persegi (km2) ini. Selain pertanian, peternakan juga menjadi salah satu sektor andalan, di mana masyarakat banyak memelihara kambing, unggas serta sapi.
Baca Juga : Pj Bupati Hadiri Musrembang Kecamatan Banama Tingang
Pematang Karau juga sudah dijadikan sebagai salah satu Kawasan industri utama di Bartim, sesuai dengan masterplan Kawasan industri. Ini semua, adalah pengelolaan wilayah dengan topografi dataran rendah yang dinilai strategis.
Hal tersebut, diungkapkan Camat Pematang Karau, Setia Murni, pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) tadi (Rabu, 5/3/2025) di Aula Kantor Camat Pematang Karau. Musrenbangcam tersebut, dihadiri pula oleh sejumlah pejabat eksekutif maupun legislatif, unsur Muspika, kepala desa dan lain-lain.
Baca Juga : Bappelitbangda Rapat Evaluasi Musrembang Bersama Camat
Untuk memperkuat pembangunan, dan terkait dengan semua aspek tersebut, dalam Musrenbangcam Pematang Karau, 13 desa mengajukan usulan pembangunan sebanyak 276 item. Adapun sektor sarana dan prasarana mendominasi dengan nilai mencapai Rp101,48 miliar, dari total anggaran sebedar Rp236,3 miliar.
“Musrenbangcam ini merupakan forum strategis untuk menjaring aspirasi masyarakat dan menentukan prioritas pembangunan daerah. Kegiatan ini menjadi sarana penting merancang program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperbaiki infrastruktur dan mengoptimalkan ekonomi di Pematang Karau,” ujar Camat. [Red]














Discussion about this post