Kaltengtoday. com, Tamiang Layang – Saat ini, Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus mematangkan persiapan pemberangkatan calon jamaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Untuk itu, Pemkab Bartim pun ikut serta dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pemberangkatan Haji, di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, kemarin selasa (31/3/2026).
Asisten I Setda Barito Timur, Ari Panan P. Lelo, dalam rilis berita resmi tadi (Rabu, 1/4/2026) menjelaskan jika berbagai semua persiapan di tingkat daerah telah dilakukan. Mulai dari administrasi hingga pembinaan jamaah.
Baca Juga : Legislator Ini Ingatkan Calon Jemaah Haji Agar Cermat Memilih Agen Travel Haji dan Umrah
“Jumlah calon jamaah haji asal Barito Timur tahun ini sebanyak 103 orang, dari delapan kecamatan. Mereka terbagi dalam 48 laki-laki dan 55 perempuan. Usia jamaah bervariasi, dengan yang termuda 15 tahun dan tertua 81 tahun,” kata Ari Panan.
Ia juga menyatakan, seluruh tahapan penting telah dilaksanakan, seperti pengurusan paspor, pemeriksaan kesehatan, serta vaksinasi yang meliputi meningitis, polio, dan Covid-19.
Tak hanya itu, para jamaah juga telah mengikuti pembinaan dan bimbingan manasik haji, untuk memastikan kesiapan secara fisik dan mental.
“Tidak hanya itu, pembinaan dan pembekalan bagi Ketua Regu dan Ketua Rombongan juga sudah dilakukan agar pelaksanaan di lapangan berjalan tertib dan terkoordinasi,” imbuhnya.
.Untuk mendukung kelancaran proses pemberangkatan, Pemkab Bartim juga telah membentuk panitia khusus di tingkat kabupaten. Mereka akan bertugas mengkoordinasikan seluruh tahapan hingga keberangkatan.
Dalam rakor tersebut, juga turut dibahas dinamika kondisi global, khususnya di kawasan Timur Tengah, yang menjadi perhatian bersama dalam upaya menjaga keamanan dan kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah haji.
Baca Juga : Koneksi Lebih Baik: IOH dan BERSATHU Temani Jamaah Haji dan Umrah di Tanah Suci
Asisten 1 Setda pun mengingatkan seluruh calon jamaah agar menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan.
“Kami meminta para calon jamaah tetap jaga kesehatan, dengan menerapkan pola hidup sehat, istirahat yang cukup, serta rutin berolahraga. Supaya saat masuk embarkasi hingga keberangkatan, seluruh jamaah dalam kondisi sehat dan tidak mengalami penundaan,” tandasnya. [Red]














Discussion about this post