Kaltengtoday.com, Kuala Pembuang – Pembenahan tata kelola pemerintahan menjadi prioritas utama dalam 100 hari pertama kepemimpinan Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda dan Wakil Bupati H. Supian. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas birokrasi serta pelayanan publik di Kabupaten Seruyan.
“Pembenahan tata kelola pemerintahan akan menjadi perhatian kami dan masuk dalam pelaksanaan 100 hari kerja,” ujar Ahmad Selanorwanda usai pelantikan pada Kamis (20/2/2025)
Selain pembenahan tata Kelola pemerintahan, pasangan ini juga akan fokus pada sektor-sektor strategis seperti pertanian, perikanan, perkebunan, UMKM, dan pariwisata.
Baca Juga : Bupati Seruyan Ikuti Retreat Kepala Daerah di Akmil Magelang
Menurut Ahmad Selanorwanda, sektor-sektor ini memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Seruyan.
“Sektor-sektor ini menjadi perhatian kami karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.
Dalam upaya meningkatkan efisiensi pemerintahan, Ahmad Selanorwanda juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, terkait efisiensi anggaran.
Ia memastikan bahwa setiap alokasi dana akan digunakan secara tepat sasaran tanpa mengurangi kualitas pelayanan dan pembangunan daerah.
Baca Juga : Pengurus Koperasi Karya Betang Beraudiensi Dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kalteng
“Kami ingin memastikan bahwa anggaran yang digunakan benar-benar terarah dan bermanfaat sesuai dengan kondisi dan situasi daerah. Sehingga efisiensi ini tidak terlalu berpengaruh pada kualitas pelayanan dan pembangunan daerah,” jelasnya.
Meski ada kemungkinan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat, Bupati Seruyan menegaskan bahwa program-program prioritas tetap akan menjadi fokus utama.
“Meskipun secara nominal anggaran ada yang dikurangi atau dipangkas, hal-hal yang bersifat prioritas dan strategis akan tetap menjadi perhatian kami,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post